DPRD PPU Minta Guru Honorer yang Lama Mengabdi Diprioritaskan dalam Seleksi PPPK

Penajam, Metrokaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat jatah 702 formasi dalam penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2021, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dari kuota 702 formasi CASN tersebut dibagi dua. Yakni untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 286 formasi. Sementara calon pengawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 416 formasi.

Untuk kuota CPNS 286 formasi tersebut meliputi tenaga kesehatan 144 formasi dan tenaga teknis 142 formasi. Sementara kuota PPPK hanya diperuntukkan tenaga pendidik atau guru.

Ketua Komisi I DPRD PPU Andi Muhammad Yusuf menekankan, untuk penerimaan PPPK dari kalangan guru harus mendapatkan perlakuaan khusus. Utamanya bagi guru honorer yang telah lama mengabdi di Benuo Taka.

“Harapan kami, guru yang sudah lama mengabdi diprioritaskan. Apakah itu diberi nilai khusus sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdiannya agar memiliki kesempatan besar untuk lulus seleksi,” terang Andi Yusuf , pada Selasa (15/6).

Pemerintah pusat membuka kuota seleksi PPPK untuk guru honorer. Untuk persyaratannya pun mendapat kelonggaran. Khususnya batas usia. Untuk CPNS pun batas usia 35 tahun. Sementara pendaftar PPPK maksimal usia 59 tahun.

Ketua Partai Golkar PPU ini menekankan, kepada guru honorer yang mengabdi di PPU khususnya di satuan pendidikan SD dan SMP untuk memaksimalkan kesempatan tersebut.

“Para guru honorer harus melakukan persiapan matang untuk mengikuti seleksi PPPK. Mudah-mudahan yang mendaftar lulus semua. Dan nantinya mereka juga diharapkan lebih bermotivasi dalam berinovasi demi peningkatan mutu pendidikan di daerah ini,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU Khairudin mengatakan, guru honorer uang ikut seleksi PPPK mendapat peluang hang cukup besar. Pasalnya, salah satu syarat yang ditetapkan pemerintah pusat dalam rekrutmen PPPK tahun ini adalah guru honorer yang telah terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik).

“Salah satu syarat pendaftar seleksi PPPK yakni guru honorer yang telah terdaftar dalam Dapodik,” timpal Khairudin.

Ia mengungkapkan, penerimaan CASN tahun ini untuk tenaga pendidikan hanya PPPK. “Formasi guru di CPNS tidak, hanya PPPK saja,” ujarnya.

Pengumuman dan pendaftaran CASN pada awalnya dijadwalkan akhir Mei 2021. Namun, pemerintah pusat memutuskan pendaftaran diundur. Jadi pengumuman dan pendaftaran akan dimulai 30 Juni-30 Juli 2021.

“Pendafatarannya tetap secara online. Pendaftar tidak lagi mengirim berkas fisik pendaftaran,” tandas Khairudin.

(adv/mk1/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *