DPRD Yogyakarta Apresiasi Inovasi Dinas Pendidikan Dalam Bekerjasama dengan Perusahan

Balikpapan, Metrokaltim.com – DPRD kota Balikpapan menerima Kunjungan kerja (Kunker) dari Komisi A DPRD Yogyakarta terkait penerapan pelaksanaan proses belajar mengajar selama masa pandemi di kota Balikpapan.

“Kunjungannya untuk mengetahui pelaksanaan belajar mengajar di Balikpapan selam pandemi,” ucap Parlindungan usai menerima kunjungan, diruang rapat paripurna, Kamis (11/11) pagi.

Parlindungan menyebut bahwa pertanyaan yang diajukan Komisi A DPRD Yogjakarta telah dijawab oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Balikpapan, mengenai program-program dan inovasi belajar mengajar yang telah diterapkan di Balikpapan.

Parlindungan menyampaikan program dan inovasi yang telah diapresiasikan dinas pendidikan antaranya program peduli berbagi 1.780 gadget kepada anak-anak yang tidak mempunyai gadget.

“Program ini di dukung oleh anggota DPRD, masyarakat dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Sementara untuk terobosan selanjutnya, adanya kerjasama dengan perusahaan dalam program CSR perbantuan guru. Yang mana guru yang mengajar di sekolah-sekolah mendapatkan gaji dari perusahaan.

Kunker DPRD Yogyakarta ke DPRD Balikpapan.

Terkait penerapan PTM di Yogja, Parlindungan menyampaikan di awal PTM setelah PPKM level 2 peningkatan terjadi antara 20-30 orang mengikuti PTM, oleh karenanya diperlukan evaluasi PTM.

Lebih jauh Wakil ketua Komisi A DPRD Yogjakarta Suwardi mengatakan, tujuan studi banding di pemerintah daerah Balikpapan ingin mengetahui kebijakan yang diambil terkait dengan pelaksanaan pendidikan di masa pandemi.

Tidak hanya ingin mengetahui kebijakan Pemkot Balikpapan tetapi DPRD Yogjakarta juga ingin mengetahui keterpaduan kebijakan Seketariat dewan terhadap penanganan pendidikan yang telah dilakukan dinas pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasikan kepala dinas pendidikan atas inovasi kemampuan dalam bekerjasama dengan perusahan, karena di indonesia baru saya temukan di sini guru digaji oleh perusahaan,” tambah Suwardi.

Suwardi menyebutkan, inovasi luar biasa juga ditunjukkan anggota DPRD Balikpapan dalam mendukung gerakan peduli pendidikan, dengan membantu mengumpulkan gadget dan laptop di dunia pendidikan.

“Ini yang kita apresiasikan, semangat yang perlu dibangga dan bisa dilestarikan, kami akan meniru kebijakan ini,” akunya depan awak media.

Untuk pembelajaran dimasa pandemi, ia mengatakan sangat berbeda dengan Balikpapan, untuk di Yogya sebagiannya masyarakat perkampungan dan serta sulit internet. Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan diskominfo dalam memberikan pengadaan jaringan ke sekolah-sekolah mengingat kegiatan belajar mengajar dengan daring.

“Memfasilitasi sekolah dengan memasang jaringan sesuai kebutuhan WiFi. Vaksinasi pelajar juga telah dilakukan hampir mencapai 90 persen,” paparnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *