Fraksi PKB Balikpapan Minta Penataan Gudang Diperketat, Dorong Pengarusutamaan Gender
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) inculed Partai Hanura dan Demokrat DPRD Kota Balikpapan, menyampaikan pandangan umum terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Balikpapan atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Kedua Raperda itu mengatur tentang Penataan dan Pembinaan Gudang serta Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender.
Anggota Fraksi PKB, Muhammad Hamid, mengatakan pihaknya meminta Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperbarui data jumlah gudang yang ada di wilayah kota, baik milik pemerintah maupun swasta.
“Kami mendorong agar dilakukan pendataan ulang serta peninjauan menyeluruh terhadap perizinan, pemanfaatan, dan kepatuhan gudang swasta terhadap regulasi yang berlaku,” ucap Hamid saat dikonfirmasi awak media, Selasa (28/10/2025).
Menurut Hamid, peninjauan harus difokuskan pada gudang yang tidak berizin, beroperasi di kawasan permukiman, atau yang kegiatan usahanya tidak sesuai izin.
Fraksi PKB juga meminta agar Raperda mengatur secara tegas zonasi gudang, terutama melarang keberadaan gudang besar atau yang menggunakan kendaraan logistik berat di pusat kota dan area padat penduduk.
“Masalah ini kerap menimbulkan keluhan warga karena aktivitas bongkar muat sering menyebabkan kemacetan. Maka perlu juga diatur standar teknis minimal, termasuk akses jalan dan area bongkar muat,” jelasnya.
Hamid menambahkan, Raperda perlu mencantumkan sanksi tegas dan bertahap bagi pelaku usaha yang melanggar aturan, mulai dari teguran tertulis, denda progresif, pembekuan izin, hingga penutupan atau relokasi paksa bagi gudang yang menimbulkan masalah.
Sementara terkait Raperda Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender, Fraksi PKB mendorong agar kebijakan ini mampu menciptakan pemerintahan daerah yang responsif terhadap isu gender.
“Raperda ini penting untuk memastikan kebijakan pembangunan mempertimbangkan pengalaman, kebutuhan, dan aspirasi semua gender,” imbuhnya.
Ia berharap regulasi tersebut menjadi langkah strategis agar laki-laki dan perempuan memiliki akses, partisipasi, kontrol, serta manfaat yang setara dalam seluruh proses dan hasil pembangunan di Balikpapan.(Adv)
Penulis: Ar
Editor: Alfa
162
