Hotel Grand Tiga Mustika Diahli Fungsikan Menjadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Balikpapan, Metrokaltim.com – Diakhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan beberapa perkembangan kasus covid-19 di kota Balikpapan. Salah satunya menyampaikan tempat isolasi untuk menggantikan Asrama Haji Batakan.

Dalam release Rizal menyampaikan, bahwa Asrama Haji Batakan tidak lagi digunakan untuk isolasi pasien covid-19, tetapi pemerintah menunjuk Hotel Grand Tiga Mustika sebagai tempat penampungan isolasi. Bahkan mulai Selasa (1/6), Hotel Grand Tiga Mustika akan digunakan sebagai ruang isolasi mandiri, setelah melewati proses verifikasi dari beberapa hotel di Balikpapan.

“Beberapa waktu lalu ada sekitar enam atau delapan hotel yang mengajukan, setelah di seleksi akhirnya Grand Tiga Mustika ditetapkan untuk tempat isolasi,” ucap Rizal Effendi dalam pres reales di BSCC Dome, Minggu (30/5).

Dengan ditunjuknya sebagai tempat isolasi, Hotel tersebut tidak diperkenankan lagi untuk menerima tamu atau mengadakan kegiatan. Dan syarat kapasitas ruangan yang harus dipenuhi adalah menyiapkan ruang 50 kamar.

“Terima tamu boleh, tetapi tamu covid misalnya ada perusahaan mau isolasi nah itu bisa diluar dari 50 kamar,” ujar Rizal.

Hotel ini akan diahli fungsikan sebagai tempat isolasi mandiri yang akan berjalan hingga akhir bulan Desember 2021. Sehingga pasien covid-19 di Embarkasi Haji akan dievakuasi pada Selasa (1/6). Hingga saat ini Embarkasi Haji tidak menerima pasien untuk isolasi mandiri lagi.

“Evakuasinya hari Selasa, jadi disana tidak terima lagi dan masih ada 34 orang,” ungkapnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *