HUT ke-129 Balikpapan Digelar Sederhana Namun Tetap Penuh Makna
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 pada tahun 2026 dengan konsep sederhana namun tetap sarat makna. Peringatan tahun ini menyesuaikan dengan kondisi anggaran, seiring adanya perubahan fiskal secara nasional yang berdampak pada pengurangan alokasi anggaran di daerah.
Ketua Panitia HUT ke-129 Kota Balikpapan, Sri Jualiarty, mengatakan bahwa persiapan peringatan hari jadi kota telah memasuki H-7. Seluruh rangkaian kegiatan, kata dia, sudah dipersiapkan dengan matang karena HUT kota merupakan agenda rutin tahunan yang telah memiliki pola pelaksanaan yang jelas.
“Sekarang kita berada di H-7, tentu saja semua sudah kami persiapkan sebaik-baiknya. Dari sekretariat, pola kegiatan HUT kota setiap tahun memang sudah ada,” ujar Sri Jualiarty.
Ia menjelaskan, perbedaan utama pelaksanaan HUT Balikpapan tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya terletak pada penyesuaian anggaran. Dengan adanya pengurangan fiskal secara nasional, panitia pelaksana menyesuaikan seluruh kegiatan dengan anggaran yang tersedia, tanpa menghilangkan esensi peringatan HUT kota.
“Kami tetap mengutamakan kegiatan-kegiatan wajib yang harus dilaksanakan,” jelasnya.
Beberapa kegiatan utama yang tetap digelar antara lain pembuatan logo HUT ke-129 Balikpapan yang telah melalui proses sayembara dan kini sudah memiliki pemenang. Logo tersebut telah resmi digunakan dalam seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, rapat paripurna DPRD akan dilaksanakan pada 9 Februari, dilanjutkan dengan upacara peringatan HUT Kota Balikpapan pada 10 Februari 2026.
Terdapat perubahan lokasi pelaksanaan upacara HUT. Jika sebelumnya digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (Dome) dengan kapasitas sekitar 4.000 undangan, tahun ini upacara akan dilaksanakan di halaman Kantor Pemerintah Kota Balikpapan dengan kapasitas sekitar 1.700 orang, termasuk undangan dan pengisi acara.
Selain kegiatan utama, HUT ke-129 Balikpapan juga diramaikan dengan berbagai kegiatan tambahan yang dilaksanakan di setiap kecamatan dengan melibatkan RT dan warga setempat. Dalam rangkaian HUT kota ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas publik, di antaranya gedung kantor DP3 yang kini terpadu dengan Gedung Dinas Perdagangan, Puskesmas Sepinggan Baru, serta Pasar Landasan Blok D.
Tak hanya itu, bekas Pasar Loak di wilayah Kampung Baru Barat yang telah direvitalisasi menjadi Taman Kampung Baru lengkap dengan sentra UMKM juga turut diresmikan.
Untuk anggaran pelaksanaan HUT Kota Balikpapan tahun ini, panitia hanya mengalokasikan dana sekitar Rp900 juta, jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bentuk efisiensi dan penyesuaian terhadap kondisi anggaran yang ada.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
181
