Inovasi Digitasi KRB, 50 Persen Tanaman Bisa di Barcode

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dalam presentasi Kebun Raya Balikpapan (KRB) memiliki inovasi digitasi untuk mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik yang diadakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dalam kesempatan itu UPT KRB Arrizal Rahman menjelaskan, dari 3.600 proposal yang masuk, digitasi ini masuk dari 99 topnya, bahkan hari ini (14/7) adalah untuk bisa naik ke 45 besar.

Sementara yang dinilai dari urgensi masalah, implementasi dan keberlanjutannya yang betul-betul dicari, bukan hanya suatu inovasi bergerak dalam satu UPT, tetapi bisa link ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti dinas pendidikan.

Mengapa dinas pendidikan, karena memang inovasi ini mengarah ke pendidikan, sehingga anak-anak sekoh tidak lagi datang di dampingin pemandu, tetapi dengan membawa HP mereka bisa membarcode semua tanaman yang ada.

“Jadi ketika ada kunjungan ke kebun raya, mereka tinggal membuka website untuk mencari koleksi apa saja dan disana lengkap,” ucap Arrizal Rahman.

Sedangkan untuk sekarang kebun raya sudah memiliki 4.754 tanaman koleksi, dan yang di pasang barcode kurang lebih hampir 50 persennya. Apalagi setiap tahun koleksi selalu menambah 1.000 tanaman, dari target sebelumnya 3.100 tanaman.

Dan untuk tanaman urgensi yang disampaikan ini, karena kunjungan sebelum pandemi mencapai 65 ribu pengunjung, sedangkan pemandunya maksimal hanya 15 ribu. Ditambah lagi plang-plang tanaman yang ada masih yang baku, sehingga banyak yang tidak mengerti.

“Dengan adanya urgensi itu, dibuatlah inovasi digitasi data dan informasi digital tanaman koleksi KRB sejak 2019 lalu dan total tanaman yang sudah koleksi 4.354 tanaman yang didominasi pohon kayu khas Kalimantan,” ujar Arrizal.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *