Jelang Idul Adha 1447 H, Lapak Sapi Kurban ‘Serbu’ Balikpapan, ada Kenaikan Harga Tahun ini

FOTO : Puluhan sapi kurban didatangkan dari Gorontalo dipajang di tepi Jalan Patimura, Batu Ampar, Balikpapan Utara, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Selain menarik perhatian warga, hewan-hewan tersebut telah mengantongi tanda kesehatan dari dinas terkait/ doc/ Ries

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Memasuki Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai marak di sejumlah titik di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Salah satu lokasi yang menjadi pusat penjualan terlihat di kawasan Jalan Patimura, Batu Ampar, Balikpapan Utara. Di sepanjang tepi jalan tersebut, puluhan ekor sapi tampak dipajang oleh pedagang untuk menarik minat pembeli.

Salah satu pedagang hewan kurban, Iron, mengungkapkan bahwa sapi-sapi yang dijualnya didatangkan dari luar daerah, tepatnya dari Gorontalo, Sulawesi Utara. Ia menyebutkan, hingga saat ini jumlah sapi yang tersedia masih sekitar 30 ekor. Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekatnya hari raya kurban.

“Kalau tahun ini baru ada sekitar 30-an ekor. Insya Allah kalau stok masih kurang, nanti akan kami datangkan lagi, kemungkinan pertengahan bulan depan,” ujar Iron saat ditemui di lokasi, Rabu (29/4/2026).

Ia juga memastikan bahwa seluruh sapi yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan dari dinas terkait. Hal ini ditandai dengan adanya tanda khusus berwarna kuning pada tubuh hewan, yang menunjukkan bahwa sapi telah dinyatakan sehat dan layak untuk dikurbankan. Selain itu, beberapa hewan juga telah dilengkapi dengan barcode sebagai bukti pemeriksaan resmi.

Dari sisi harga, Iron mengakui adanya kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan. “Kalau tahun ini memang ada kenaikan, tapi tidak terlalu banyak. Harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin,” jelasnya.

Untuk kisaran harga, sapi yang dijual di lokasi tersebut dibanderol mulai dari puluhan juta rupiah. Sapi dengan harga tertinggi mencapai sekitar Rp30 juta, dengan perkiraan berat daging lebih dari 180 kilogram hingga di atas 200 kilogram.

Menjelang puncak Idul Adha, para pedagang berharap penjualan tahun ini dapat meningkat. Iron menargetkan penjualan sapi kurban bisa mencapai lebih dari 100 ekor, meskipun ia mengakui persaingan cukup ketat karena banyaknya pasokan hewan kurban di pasaran, pungkas Iron.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

87

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.