Jelang Nataru 2025, Kakorlantas Cek Kesiapan Lalin Balikpapan dan Minta Penambahan 500 ETLE
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, melakukan kunjungan kerja ke Polresta Balikpapan guna memastikan kesiapan pengamanan arus lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pengecekan nasional yang dilakukan Korlantas untuk memastikan mobilitas masyarakat pada akhir tahun dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib.
Dalam kunjungannya, Irjen Agus menekankan pentingnya sinergi antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan pada puncak arus mudik dan balik Nataru. Ia meminta seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan untuk siap siaga, mengutamakan pelayanan masyarakat, serta memperhatikan titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan.
Selain mengecek kesiapan jalur lalulintas, Irjen Agus juga menyoroti kondisi teknologi pemantauan lalu lintas di Kalimantan Timur, khususnya terkait jumlah kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal. Saat ini, menurutnya, jumlah ETLE di Kaltim baru mencapai sekitar 32 titik yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota. Jumlah tersebut dinilai belum memadai, terlebih dengan adanya pembangunan dan perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Irjen Agus menegaskan, keberadaan ETLE sangat penting tidak hanya untuk penegakan hukum berbasis teknologi, tetapi juga untuk mendukung transparansi, efektivitas pengawasan, serta pengurangan interaksi langsung antara petugas dan pengguna jalan. Ia menilai jumlah ideal ETLE di Kalimantan Timur seharusnya mencapai 500 titik untuk mampu mengawasi luasnya wilayah dan dinamika lalu lintas yang terus berkembang, terutama dengan kehadiran IKN sebagai pusat pemerintahan baru.
“Dengan perkembangan IKN, kebutuhan pengawasan lalu lintas berbasis teknologi harus ditingkatkan secara signifikan. Minimal 500 ETLE dibutuhkan agar pengendalian arus lalu lintas bisa lebih optimal dan modern,” ujar Irjen Agus dalam sambutannya, (10/12) siang.
Kakorlantas menyampaikan bahwa Korlantas Polri menargetkan pemasangan 500 ETLE di seluruh Kalimantan Timur dapat terpenuhi paling lambat pada akhir tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, Polri akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian terkait, serta mitra strategis lainnya guna memastikan dukungan infrastruktur, anggaran, dan jaringan teknologi dapat terpenuhi.
Di akhir paparanya, Irjen Agus berharap persiapan Nataru di Balikpapan dan wilayah Kaltim dapat berjalan optimal, serta peningkatan teknologi pengawasan lalu lintas dapat segera terealisasi demi menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan modern di kawasan penyangga IKN.
Penulis; Ries
Editor; Alfa
397
