Kadin Pusat Inisiasi Vaksinasi Gotong-Royong, Yaser : Kami Belum Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut

Balikpapan, Metrokaltim.com – Terkait dengan vaksinasi gorong-royong melalui Fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) Swasta. Sampai dengan saat ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten/Kota belum mendapatkan Jublak teknis dari Kadin Provinsi.

Saat dihubungi, Ketua Kadin Kota Balikpapan Yaser Arafat Syahril menjelaskan, meski Kadin Provinsi sudah mendapatkan sedikit informasi dari Kadin Indonesia. Dan setelah dikonfirmasi ke Provinsi, bahwasanya vaksinasi gotong-royong ini di inisiasi langsung oleh Kadin Indonesia.

“Jadi Kadin Indonesia memberikan link untuk disebarkan ke beberapa perusahaan,” ucap Yaser Arafat saat dihubungi Metrokaltim.com, Sabtu (8/5) malam.

Dijelaskannya, setelah memberikan link, nanti dari perusahaan itu yang akan menginput semua data termasuk karyawannya. Untuk persyaratannya, semua yang divaksin gratis, karena biaya menjadi beban daripada perusahaan.

Yaser memaparkan, untuk harga vaksinasi, jika tidak salah sekitar Rp 500 ribu satu kali suntik sudah sampai dilokasi, misalnya perusahaan Balikpapan yang masuk di CS-nya Kadin Indonesia.

“Maka perusahaan itu nanti akan mendapatkan info langsung dari CS sana untuk di rujuk ke Faskes yang sudah disetujui oleh Pusat untuk menggunakan jasa vaksin gotong-royong ini,” akunya.

Maka itu Kadin kabupaten/kota masih menunggu informasi lebih lanjut seperti apa, karena untuk Jublak teknisnya berada di Kadin Provinsi mulai dari sistem pembayarannya, penginputan data kapan tibanya, lalu rumah sakit dan Dinkes seperti apa.

Sementara untuk gelombang pertama, ada 4 juta dosis yang sudah datang dan sudah terkumpul sekitar 18 ribu perusahaan di seluruh Indonesia, untuk kedua itu kira-kira sampai bulan Agustus 2021, kalau memang mendaftarkan yang saat ini.

“Jadi sementara ini kita hanya memberikan informasi kepada perusahaan-perusahaan, semua bank datanya ada di Kadin Indonesia, maka itu kami juga belum dapat informasi,” jelasnya.

Maka itu pihaknya telah menyampaikan ke Kadin Provinsi dan di sampaikan ke Kadin Indonesia perihal teknisnya seperti apa. Karena tugasnya hanya menyampaikan saja, semua murni dari Kadin Indonesia untuk para pelaku usaha khususnya memang anggota Kadin pada umumnya.

“Jadi yang prioritas itu adalah anggota Kadin yang akan mendapatkan pelayanan vaksin gotong-royong,” pungkasnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *