Kasus Curanmor dan Curat Menurun, Penganiayaan Alami Peningkatan

Tana Paser, Metrokaltim.com – Polres Paser menggelar konferensi pers akhir tahun 2010, tepatnya Kamis (31/12). Di depan rekan awak media, baik cetak maupun elektronik, Kapolres AKBP Eko Susanto SIK didampingi Wakapolres Paser, Kompol Boney Wahyu Wicaksono SIK, serta pejabat utama lingkungan polres, memaparkan informasi terkait kinerja kepolisian sepanjang tahun ini.

Salah satunya menyampaikan perbandingan kejadian kriminalitas yang terjadi antara 2019 dan 2020. Dalam dalam kurun waktu itu, terdapat kasus yang mengalami peningkatan maupun penurunan, (lihat tabel).

“Curanmor, syukur Alhamdulillah mengalami penurunan menjadi 45 persen dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 76 persen. Kasus curat (pencurian berat) juga mengalami penurunan, sedangkan penganiayaan mengalami peningkatan dari 11 kasus (2019) menjadi 16 kasus,” Ucap Eko Susanto.

Lanjut Eko, dikatakannya dari anatomi kasus, baik 2019 maupun 2020, kejadian didominan malam hari, serta waktunya sekira pukul 02.00 sampai 04.00 Wita. Dimana rentan waktu itu, khususnya tahun ini terjadi 19 kasus.

Perbandingan kasus.

“Untuk TKP ini banyak di rumah penduduk yang menjadi sasaran para pelaku curat dan curanmor,” ungkapnya.

TKP di rumah penduduk memang mengalami peningkatan dibanding 2019 lalu, yang hanya 76 kasus, kini menjadi 87 kasus. Sementara kejadian di jalan raya ada 16 kasus pada 2020 ini. Permasalahan ekonomi masih menjadi motif paling dominan, yakni 76 motif.

(all/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *