Komisi II Gelar RDP Bahas Tentang Kedudukan Perusda, Haris Sebut Hasil yang Diberikan Hanya Rp 76 Juta

Balikpapan, Metrokaltim.com – Komisi II DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah kota Balikpapan dan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah kota Balikpapan di ruang rapat paripurna, Selasa (30/3) pagi.

Adapun pembahasan dalam RDP perihal rapat lanjutan terkait penyertaan modal Perusda dan pengaduan masyarakat terkait sertifikat tanah.

Dalam rapat, Ketua Komisi II DPRD kota Balikpapan H Haris mengatakan, komisi II bersama Perusda dan BPKAD membicarakan tentang gimana sebenarnya kedudukan Perusda, karena bagi hasil yang diberikan sejak tahun 2017-2021 nilainya hanya Rp 76 juta.

“Hal ini disebabkan karena tahun 2010 sejak diangkatnya pak Purba, saat itu bagaimana meminimalisir aset-aset di Balikpapan, bahkan sampai tahun 2011 pun ia masih mengintegrasi,” ujar H Haris usai RDP.

Tetapi di tahun 2013-2014 dia baru mulai melakukan perbaikan yang lama, sehingga mendapatkan suatu pembagian dividen pemerintah kota dengan Perusda. Setelah berjalan terjadi penurunan, karena kondisi yang dialaminya, mengingat kondisi itu ia berjanji akan menyelesaikan semuanya.

Sementara disinggung masalah bidang tanah, ia memaparkan, bahwa para pembeli meminta secepatnya dijadikan sertifikatnya, namun nyatanya belum. Hal itu dikarenakan ada suatu masalah yang mana dilokasi itu ada kelebihan tanah, contohnya lebih 1 meter maka itu tidak bisa diproses.

Dirut Perusda Purba Wijaya menambahkan, ada berbagai jenis bisnis terdiri dari 9 entitas dan untuk sekarang properti lahan terbatas sudah habis, itupun hanya sisa-sisa lahan saja.

“Sementara untuk hasil kami selama ini ada kurang lebih Rp 9 miliar sudah disetorkan,” imbuh Purba.

Untuk sekarang ini hanya lahan sisa yang diproses. Sedangkan untuk entitas lain seperti Tol Balikpapan, Peti Kemas Kariangau dan termasuk Jaringan Gas (Jargas) yang memiliki efesien yang luar biasa.

“Tentunya upaya ini harus dipercepat perbaikan pelayanannya,” pungkasnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *