LPB Pama Gelar Pelatihan Pemijahan Ikan, Wujud Nyata Peduli Pengembangan UKM Perikanan

Tana Paser, Metrokaltim.com – Guna mendukung dan membantu perekonomian masyarakat, Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Daya Taka melaksanakan pelatihan manajemen pemijahan ikan, Sabtu dan Minggu (27-28/3) lalu.

Dimana 14 masyarakat turut ambil bagian, Kegiatan lebih dulu dilaksanakan di Kecamatan Muara Samu, dan terakhir di Kecamatan Batu Sopang. Para peserta merupakan praktisi penjualan benih ikan, praktisi pemula pembudidaya ikan, anggota kelompok perikanan.

Pelatihan diberikan langsung Praktisi Usaha Pembenihan dan Pembesaran Ikan, Aisyah. Dimana terdapat beberapa rangkaian yang dipraktikan, diantaranya terori pemijahan, praktik langsunh memijahkan ikan lele, serta pendampingan perawatan telur hasil pemijahan, sampai ukuran ideal siap dipasarkan.

“Pelatihan ini untuk mengembangkan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) perikanan di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu, khususnya bidang penyediaan benih,” kata Aisyah yang juga akademisi SMK Negeri 2 Tanah Grogot.

Sementara Koordinator LPB Pama Daya Taka Atmaji Priyo Hutomo menuturkan, pelatihan tersebut ditujukan untuk mengembangkan UKM perikanan, dan meningkatkan produksi pembenihan ikan khususnya di bidang penyediaan benih ikan.

Diterangkannya Atmaji, keberadaan benih ikan untuk budidaya, baik di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu masih berasal dari Kalimatan Selatan, Tanah Grogot hingga Kota Balikpapan.

“Yang mana harganya masih cukup mahal, untuk standar usaha produksi pembesaran ikan,” sebut dia.

Sementara Direktur Coorporate Social Resposibility (CSR) PT Pama Persada, Hendra menuturkan, program pelatihan itu, saah satu komitmen Pama untuk selalu mendukunh berkembangnya UKM di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu, dalam artian area operasional Pama Kide.

“Kami berharap peserta mengikuti pelatihan ini dengan baik, memanfaatkan ilmu yang diberikan oleh pemateri, serta mengimplementasikan ilmunya dalam usaha perikanan yang telah dijalankan,” terangnya.

Tak hanya itu, dengan telah diberikannya pengetahuan tambahan dari pelatihan itu, kedepan terdapat pelaku UKM yang siap memasarkan benih hasil pemijahannya sendiri.

“Siap memasarkan benih hasil pemijahannya, dan dengan harga yang lebih terjangkau untuk pembudidaya ikan,” pungkas Hendra.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *