Manfaatkan Lahan Bangun Pengelolaan Sampah, DPRD Minta Kroscek, Tak Sepelekan Lingkungan Warga

Tana Paser, Metrokaltim.com – Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) di Kabupaten Paser. Tak hanya sampah yang masih dibuang sembarang tempat. Tetapi juga persoalan tempat sampah terpadu.

Dimana kini belum dapat dilaksanakan. Mengingat masalah pembebasan lahan belum rampung. Sehingga DPRD Paser menggelar rapat gabungan terkait permohonan pembebasan lahan untuk tempat pengelolaan sampah terpadu, di ruang rapat Bappekat, Rabu (14/4) siang.

Dalam rapat gabungan itu, pimpinan rapat yang juga ketua Komisi I Hendrawan Putra, didampingi ketua Komisi III, Edwin Santoso, dan turut hadir anggota Komisi I Muhammad Saleh, Ramli S Bakti, Wakil Ketua komisi III Basri Mansyur, Sekertaris Komisi III Dian Yuniarti, anggota komisi II Lamaludin, dan Sri Nordianti.

Pembahasan dilakukan terkait surat dari Kecamatan Pasir Belengkong. Dimana perlu pembebasan lahan. Dalam rapat gabungan itu turut hadir pihak Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Paser, Harjana, camat dan kepala desa Pasir Belengkong.

“DLH menyarankan untuk kebutuhan pengelolaan sampah di Pasir Belengkong, idealnya dibuatkan TPS 3R (Reuse, Reduce, Recycle),” kata Hendrawan Putra.

Sementara itu, Dian Yuniarti mengatakan, secara keseluruhan di Kabupaten Paser belum tersedia secara signifikan. Akhirnya warga kerap membuang sampah sembarang tempat. Terkait pembuatan TPS terpadu di Pasir Belengkong.

“Ya sebelum membangun, kroscek, cek lokasi. Karena tidak bisa menyepelekan, khususnya yang dekat lingkungan masyarakat. Karena limbah dan aromanya tak sedap,” imbuh Dian.

Sedangkan Kades Pasir Belengkong, Subhan menuturkan terkait persoalan TPS terpadu silang pendapat. Karena ada beberapa warga yang menolak. Namun secara garis besar, ia menegaskan siap menyiapkan lahan secara gratis, selama tak bersinggungan dengan masyarakat.

“Tempat yang dimaksud laik dan memenuhi syarat untuk dimanfaatkan menurut pemerintah dan teknis terkait. Asalkan pemerintah maupun anggota DPRD siap membantu dalam hal penganggaran pembuatan TPS 3R,” terangnya.

Terkait teknis, Edwin, akan merekomendasi ke beberapa stakeholder untuk di tindak lanjuti baik itu dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Camat dan Kades begitu juga dengan pemilik lahan.

“Untuk penetapan nanti saya pastikan semua stakeholder akan menyaksikan agar tidak bermasalah di kemudian hadir,” tutupnya.

(adv/sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *