Melanggar Prokes Event di Plaza Balikpapan Dibubar, Satgas Covid Beri Sanski Tegas

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dalam mendisiplinkan protokol kesehatan (Prokes), Satgas Covid-19 kota Balikpapan kembali melakukan pendisiplinan kepada pelaku usaha yang tidak menerapkan Prokes sesuai dengan peraturan pemerintah, kali ini sanksi pelanggaran diberikan kepada pengelola Plaza Balikpapan yang bertanggung jawab untuk para mitra kerja yang bernaung di Mall Plaza Balikpapan.

Bahkan sebelumnya Satgas Covid-19 juga telah memberikan surat teguran tertulis kepada pengelola di tiga cafe, karena dianggap melanggar jam operasional. Begitu juga dengan tempat hiburan malam.

Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli mengatakan, sanksi yang diberikan ini terbilang meningkat, pasalnya selain peringatan tertulis, mitra kerja yang bernaung di Plaza Balikpapan diminta untuk menghentikan kegiatannya selama 14 hari kedepan.

“Setelah kami cek tadi malam, itu langsung di bubarkan tetapi tidak kita tracing yah,” ucap Zulkifli saat press reales di Mall Plaza Balikpapan, Senin (28/6) sore.

Zulkifli menuturkan, penutupan 14 hari ini menyasar kepada Event Organizer (EO) yang bersangkutan melalui Manajemen Plaza Balikpapan. Meskipun even yang diajukan dan telah diijinkan saat kondisi covid-19 sedang melandai.

“Saat itu covid-19 lagi aman, tetapi pengusulannya itu sepanjang bulan Juni. Nah terakhir ini rupanya yang bermasalah begitu kita cek,” jelas pak Zul panggilan akrabnya

Tidak hanya itu, Satgas juga akan menutup sementara tempat hiburan biliard (bola sodok) di lokasi Pasar Segar. Dikarenakan saat melakukan rapid antigen acak ditemukan dua pengunjung billiard yang positif covid-19.

“Jadi untuk penutupan dan tracing akan direncanakan besok. Karena satu orang sudah dinyatakan positif, satunya lagi masih dalam proses karena belum datang. Kan ada dua kemarin yang terindikasi positif dan harus diperkuat pembuktian dengan PCR,” akunya.

General Manager Plaza Balikpapan, Aries Adriyanto mengaku ikhlas dan juga berterima kasih kepada petugas Satgas Covid-19, yang memang diakuinya intens berkomunikasi dengan pihaknya. Ia paham akan pentingnya disiplin prokes dan menerima sanksi tersebut.

“Kejadian kemarin dari pertama, kedua dan ketiga bisa terkendali hanya hari keempat terakhir itu malah, karena ada lomba anak-anak dan orang tuanya yang antusias,” ungkapnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *