Odang Beri Bantuan Renovasi Gubuk, Seneng Bekerja Serabutan untuk Kebutuhan Hidupnya

Balikpapan, Metrokaltim.com – Di kota Balikpapan masih ada warga yang membutuhkan perhatian pemerintah maupun sesama masyarakat. Salah satunya Seneng warga yang tinggal di RT 3 Kel Karang Joang, Balikpapan Utara (Balut).

Seneng dan anaknya tidak memiliki tempat tinggal sendiri, mereka hanya numpang di tanah milik orang lain yang dibangunkan gubuk untuk tinggal. Bahkan sewaktu-waktu, jika pemilik ingin menggunakan tanahnya mereka terpaksa harus pindah.

Jangankan tempat tinggal, untuk makan sehari-hari beliau harus kerja serabutan, agar bisa memenuhi kebutuhannya. Apalagi baru 10 hari suaminya meninggal dunia, sehingga harus mencari makan sendiri.

Dengan kondisi yang memprihatinkan, Anggota DPRD kota Balikpapan Syarifuddin Oddang mendatangi langsung kondisi rumah Seneng di RT 03 Karang Joang dengan memberikan bantuan triplek, semen, dan pasir.

“Melihat kondisinya sekarang, patut dibantu. Kami berikan triplek, pasir dan semen, yang akan dkerjakan secara gotong-royong oleh warga RT 3,” ucap Syarifuddin Oddang dalam peninjauan, Minggu (15/8).

Syarifuddin Oddang saat mengunjungi gubuk yang ditinggali Seneng.

Oddang mengatakan, bantuan rehab rumah ini tidak bisa diperbantukan oleh pemerintah karena rumah tinggalnya bukan milik sendiri. Meskipun sudah hampir dua puluh tahun berdomisili Balikpapan. Dan tinggal di daerah Karang Joang sudah hampir dua tahun, tetapi belum memiliki kartu keluarga Balikpapan.

Tidak hanya itu, Oddang juga meminta segera mengurus administrasi surat pindah dari Kelurahan Solok Api Samboja ke Balikpapan, sehingga pemerintah tidak sulit untuk menyalurkan bantuan.

“Jadi jangan sampai beranggapan tidak diperhatikan pemerintah karena terkendala administrasi,” jelasnya.

Seneng menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan anggota DPRD kota Balikpapan. Dengan kondisi gubuk yang sekarang ditempati. Meski tanah yang ditempati ini milik orang lain, tetapi ia akan tetap merawat tempat ini.

“Saya tidak punya tanah, pemilik tanah berikan ijin untuk tempat tinggal,” imbuh Bu Seneng dengan raut wajah sedih.

Ketika awak media menanyakan perihal bantuan pemerintah, Beliau mengatakan mendapat beras tiap bulan tetapi saat ini dikasih per tiga bulan

“Yang terpenting adalah beras, biarpun tidak ada lauk yang penting ada nasi,” urainya dengan pilu.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *