Pansus RPJMD Gelar RDP dengan Bappeda Litbang, Bahas Sembilan Target Prioritas Visi Misi Wali Kota

Balikpapan, Metrokartim.com – Panitia khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD kota Balikpapan melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bappeda Litbang diruang rapat paripurna, Senin (2/8).

Usai rapat, Wakil Ketua Pansus RPJMD Suwanto mengatakan, pencapaian ini menyesuaikan dengan kemampuan keuangan dan target yang dijalankan sesuai visi dan misi wali kota melalui RPJMD. Dan ada sembilan target prioritas yang dilakukan oleh dinas terkait mengenai visi misi wali kota yang akan dicapai.

“Dan hari ini (2/8), kami masih melakukan pendalaman dan belum masuk ke ranah rekomendasi, sehingga akan dilanjutkan kembali tanggal (5/8) untuk dilakukan pendalaman dengan RPJDM tersebut,” ucap Suwanto usai rapat di depan awak media.

Wakil Ketua Pansus RPJMD Suwanto.

Sementara untuk Sembilan target prioritas itu, salah satunya masalah subsidi BPJS Kesehatan dan banjir. Namun untuk saat ini masih bisa dikatakan sebagai penjajakan, sehingga jangan sampai rekomendasi yang dilakukan ini bertolak belakang dengan visi misi wali kota.

“Karena RPJMD ini sampai tahun 2026, sehingga diperlukan pendalaman dari dinas OPD terkait,” ujar Suwanto.

Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo menambahkan, rapat ini baru membahas mengenai rancangan awal, banyak hal yang dipertanyakan anggota dewan terkait dengan sisi pertumbuhan ekonomi yang mungkin menurut pansus perlu dicek kembali, terlalu tinggi apa tidak. Kemudian asumsi APBD yang dicantumkan dalam ranwal juga perlu dilakukan pengecekan kembali.

“Dan saya kira bagus aja masukannya, termasuk pendalaman terhadap program prioritas,” tambah Agus Budi.

Namun pada intinya pansus ingin meminta penjelasan apa yang dituangkan, contoh BPJS maupun pendidikan. Untuk BPJS ini konsepnya seperti apa subsidi atau gratis, mereka akan memberikan rekomendasi kepadanya. Tetapi tugas Bappeda hanya membuat rumusan, sasaran dan alokasi anggaran maksimal yang disiapkan setiap tahun.

“Masalah nanti konsepnya betul-betul 100 persen gratis atau subsidi, nanti pansus yang berikan rekomendasi dan melalui persetujuan wali kota,” akunya.

Sedangkan untuk pendidikan rencananya untuk pakaian seragam sekolah sudah disampaikan, hanya saja mereka meminta penjelasan apa saja. Jadi pihaknya hanya menyiapkan program apa saja, ekskusinya berada di OPD masing-masing.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *