Peduli Warga Terdampak, Polairud Polda Kaltim Sebar Ratusan Sembako ke Nelayan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Pademi covid-19 yang belum berakhir membuat masyarakat kian terpuruk, terutama dalam segi ekonomi. Untuk itu Polda Kaltim terus bergerak membantu warga, khususnya Balikpapan yang terdampak.

Seperti yang dilakukan pada Jumat (13/8) pagi, Direktorat Polairud Polda Kaltim yang membagikan sebanyak 500 paket sembako kepada para nelayan yang berada di wilayah Manggar, Balikpapan Timur.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Didampingi Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Tatar Nugroho, serta pejabat utama di lingkungan Polda Kaltim.

“Pandemi ini mengakibatkan sebagian masyarakat terdampak, termasuk saudara kita nelayan yang ada di sini. Untuk itu kami merasa perlu membantu, tidak banyak tapi kita bantu. Ada 500 paket sembako kepada nelayan,” ungkap Rudolf di lokasi pembagiam sembako.

Tak hanya melakukam pembagian sembako, pihaknya juga menggelar vaksinasi kepada para nelayan. Dengan harapan bisa meningkatkan kekebalan agar terhindar dari penularan virus Corona.

“Nelayan di sini adalah target vaksinasi kita. Karena kita bisa lihat perkampungan di sini sangat padat, sehigga sangat minim melaksanakan protokol kesehatan. Cara yang terbaik ialah vaksin supaya tercipta kekebalan,” beber jendral bintang dua ini.

Ketua Komunitas Nelayan Dogol Manggar Baru, Syamsul Alam menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polda Kaltim yang tak hentinya memberikan bantuan kepada para nelayan.
Ia juga mengapresiasi kepada Kapolda Kaltim yang telah hadir langsung memberikan bantuan sosial tersebut kepada para nelayan di wilayah Balikpapan Timur.

“Ini bukan pertama kali, sudah sering. Dan kali ini Bapak Kapolda yang membagikan langsung pada kami. Ini menjadi sebuah penghargaan buat kami khususnya nelayan. Apapun di luar sana, untuk urusan hidup dan perut kami terus mengarungi lautan itu,” timpalnya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *