PNS di Balikpapan Diciduk Polisi Usai Ambil Paket Sabu di MT Haryono

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Balikpapan berinisial V.R. (43) diamankan aparat kepolisian setelah kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan oleh Tim Alligator Polsek Balikpapan Timur pada Rabu, 18 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WITA.

V.R. ditangkap di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan. Saat itu, petugas mencurigai gerak-gerik pelaku yang terlihat tidak biasa ketika mengambil paket.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhammad Chusen mengungkapkan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya dengan tersangka berinisial A.H. yang diamankan di Jalan Mulawarman.

“Dari hasil pengembangan, petugas kembali melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap kasus kedua di lokasi jasa pengiriman tersebut,” ujar Chusen.

Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan satu paket sabu dengan berat kotor 52,24 gram yang disembunyikan dalam kotak kardus berlapis lakban. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam milik pelaku.

Dari hasil interogasi, V.R. mengaku bahwa barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial S yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran aparat.

Secara keseluruhan, dari pengungkapan dua kasus tersebut, polisi berhasil menyita 16 paket sabu dengan total berat kotor sekitar 64,47 gram. Selain itu, turut diamankan peralatan pengemasan seperti plastik klip dan sedotan, uang tunai sebesar Rp400 ribu, serta satu unit handphone.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat (2) huruf A Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan tersangka beserta barang bukti, melakukan pemeriksaan dan tes urine, serta melengkapi administrasi penyidikan. Pengembangan kasus juga terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Ini merupakan komitmen kami dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya,” tegas Chusen.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

170

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.