PT Pertamina Patra Niaga Tanda Tangani Komitmen Bersama Pencegahan Penyakit HIV/AIDS

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Dalam rangka Hari AIDS sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan penyakit menular Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di lingkungan kerja bertempat di Hotel Bluesky, Kota Balikpapan, pada Rabu (1/12).

Kegiatan tersebut diselenggarakan atas inisiasi Pertamina berdasarkan catatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dimana hingga tahun 2021 terdapat 36.902 kasus HIV/AIDS di Indonesia. Dari angka tersebut mayoritas penderitanya merupakan usia produktif dan paling banyak berasal dari rentang usia 25-49 tahun dengan persentase 69,7% pada 2021.

Sementara itu di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, saat ini terdapat 2.300 kasus aktif HIV/AIDS sehingga Pertamina berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam menyongsong endemic HIV/AIDS yang ditargetkan tahun 2030.

Selain melakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan HIV/AIDS, juga dilakukan edukasi terkait penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

Executive General Manager PT Pertaina Patra Niaga Regional Kalimantan, M Taufiq Setyawan, menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan Pertamina terhadap Pemerintah dan masyarakat guna menekan risiko penularan penyakit AIDS.

“Penandatanganan komitmen bersama oleh tim Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terhadap pencegahan penyebaran HIV/AIDS merupakan wujud komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bersih dari penyakit menular berbahaya ini,” tuturnya.

Pihaknya menyatakan akan secara rutin menyelenggarakan kegiatan serupa baik untuk internal perusahaan maupun eksternal ke masyarakat. Sebelumnya Pertamina juga telah mengadakan edukasi penyakit HIV/AIDS di SMAN 5 Balikpapan pada bulan November. “Kami berharap upaya kami dapat membantu membantu pemerintah dalam menekan angka penularan penyakit HIV/AIDS ini,” tutup Taufiq. (*/ Ries).

Leave a Reply

Your email address will not be published.