RS Siloam Kaji Ulang Biaya Operasi Jantung, Target di Bawah Rp 200 Juta

Balikpapan, Metrokaltim.com – Setelah sukses dengan menggelar operasi perdana terhadap pasien penyakit jantung koroner beberapa waktu lalu, Rumah Sakit (RS) Siloam saat ini tengah mengkaji ulang terkait biaya yang harus ditanggung pasien dalam operasi tersebut.

Direktur RS Siloam Balikpapan, dr. Danie Poluan, MKes, menyebut untuk saat ini estimasi biaya yang dikeluarkan oleh pasien kurang lebih Rp 200 juta.

“Pasien operasi jantung kemarin estimasi biayanya plus minus Rp 200 juta, dia menggunakan asuransi,” terang Danie.
Namun saat ini lanjutnya, pihaknya sedang mengkaji untuk membuat paket pada pasien yang hendak operasi jantung. Hal ini dilakukan agar biaya tersebut dapat lebih terjangkau oleh masyarakat.

“Kami komunikasikan supaya bisa terjangkau masyarakat, target kami tidak sampai Rp 200 juta,” katanya.

Dibandingkan di wilayah lain sambungnya, biaya yang dikeluarkan pasien jauh lebih besar. Belum ditambah biaya transportasi dan penginapan jika operasi jantung yang dilakukan oleh pasien di rumah sakit luar daerah. “ Wilayah lain bisa menyentuh Rp 250 juta,” kata Danie.

Sementara itu, terkait dengan biaya operasi jantung dicover oleh BPJS Kesehatan, pihak RS Siloam Balikpapan juga sudah mengajukan secara tertulis ke pihak BPJS Kesehatan. Namun hingga saat ini belum ada jawaban.

“Kami sudah mengajukan (BPJS Kesehatan) kami menunggu persetujuan tertulis dari BPJS, untuk sementara masih non BPJS atau asuransi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dengan hadirnya layanan operasi jantung di RS Siloam Balikpapan menjadi rumah sakit kedua di Kaltim yang dapat melayani pasien penderita penyakit jantung koroner.

Tentunya tim medis yang tersedia RS Siloam berkompetensi dan handal dalam bidang tersebut, serta peralatan penunjang dan layanannya tidak kalah dengan rumah sakit di luar pulau.

Hal ini terbukti dengan suksesnya pelaksanaan bedah jantung terbuka pertama di Balikpapan yang berlangsung pada Sabtu (16/1). Jenis operasi yang dilakukan adalah operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG) atau yang lebih lazim disebut Operasi Bypass jantung Koroner.

Secara sederhana prosedur CABG digambarkan sebagai pembuatan Jalur baru (bypass) di sekitar arteri yang tersumbat. Jalur baru dibutuhkan agar aliran darah menjadi lancar sehingga otot jantung cukup mendapatkan nutrisi dan oksigen.

Operasi ini dilakukan pada Pria berusia 50 tahun dengan kasus penyakit jantung koroner. Ruang Bedah (Operating Theater) RS Siloam Balikpapan menjadi tempat pelaksanaan bedah jantung terbuka ini. Ketua Tim Operasi adalah dr. Ivan Joalsen Mangaratua,SpBTKV (K) yang juga menjadi operator utama, didampingi oleh dr. David Hermawan Chestian, SpBTKV, MKed.Klin sebagai asisten operator dan dokter spesialis anestesi dr. Teddy Ferdinand, SpAn-KAKV. Selain itu dalam proses perawatan pasien ditangani oleh dokter-dokter spesialis yang ahli di bidangnya diantaranya dr.Eka Seprianti Widiastuti, SpAn-KIC sebagai Kepala ICU ACL/HCU/ICU, dr. Christian Muljono, SpJP, FIHA, dr. M.Furqon, SpJP, dr. Shelly Laksmisari, SpPD, dr. Edwin N. Suak, SPRM.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *