SAR Perluas Pencarian Penumpang KM Bukit Siguntang hingga 18 Kilometer

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap penumpang KM Bukit Siguntang, Orif Arudin Tunmuni, yang diduga melompat ke laut saat kapal tengah berlayar di perairan Boy 9, Balikpapan.

Memasuki hari kedua pencarian, area operasi diperluas hingga 9,95 mil laut atau sekitar 18 kilometer, dengan penyisiran diarahkan ke timur hingga kawasan perairan Sepinggan dan Manggar.

Komandan Regu Basarnas, Lettu SAR Bongga Losong, mengatakan perluasan area pencarian dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan korban. Tim SAR juga menyesuaikan pola pencarian dengan kondisi cuaca dan laut.

“Untuk pencarian hari kedua kita perluas sampai 9,95 mil laut, nanti ke arah timur. Diperkirakan sekitar perairan Sepinggan sampai dengan Manggar,” ujar Bongga.

Menurutnya, kondisi cuaca saat proses pencarian berlangsung cukup cerah. Namun, gelombang laut masih berada pada kisaran satu hingga dua meter sehingga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan tim di lapangan.

“Kondisi air laut saat ini, untuk gelombang diperkirakan satu sampai dua meter dengan cuaca cerah,” katanya.

Dalam operasi pencarian, Basarnas mengerahkan sejumlah sarana pendukung. Tim menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) milik Basarnas untuk menyisir wilayah perairan yang menjadi fokus pencarian.

Selain itu, pencarian juga melibatkan unsur kepolisian melalui Polairud dengan menggunakan hovercraft. Unsur TNI Angkatan Laut turut mengerahkan speedboat, sementara tim BPD menggunakan hovercraft untuk melakukan penyisiran di sekitar kawasan pesisir.

Hingga pencarian hari kedua berlangsung, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Untuk pencarian hari kedua ini belum ada tanda-tanda. Kita berdoa sama-sama, semoga hari ini ada titik terang dan korban cepat ditemukan,” ucap Bongga.

Pencarian terhadap Orif Arudin Tunmuni akan terus dilakukan dengan memperluas penyisiran di wilayah yang telah ditentukan. Tim SAR gabungan juga mengantisipasi perubahan kondisi cuaca dan gelombang selama proses pencarian berlangsung.

100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *