Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim Gelar Deklarasi Mendukung Pencegahan Berita Hoax di Wilayah Kaltim
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur Gelar Deklarasi Dukungan Pencegahan Hoaks. Foto: Istimewa
SAMARINDA, Metrokaltim.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur menggelar deklarasi sebagai bentuk dukungan dalam upaya pencegahan penyebaran berita hoaks di wilayah Kalimantan Timur. Kegiatan yang diadakan di Hotel Midtown Samarinda ini dihadiri oleh seluruh anggota SMSI Kaltim, serta berbagai pihak terkait yang peduli terhadap keberlanjutan media yang sehat dan bertanggung jawab.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Indra Teguh, yang juga merupakan calon Ketua SMSI Kalimantan Timur, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media siber dalam membangun ekosistem informasi yang positif dan terpercaya. “Kegiatan ini adalah langkah nyata dari SMSI Kaltim dalam mendukung pencegahan berita hoaks yang seringkali meresahkan masyarakat. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi antara sesama anggota media siber, kita bisa membangun Kaltim yang bebas dari berita palsu yang dapat merusak kepercayaan publik,” ujar Indra.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan media siber yang tergabung dalam SMSI Kaltim. Seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung gerakan ini dengan bersama-sama memerangi penyebaran informasi yang tidak akurat dan merugikan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mengundang narasumber yang memberikan pemahaman tentang bagaimana cara mengenali dan menangkal hoaks yang marak beredar di platform digital.
Melalui deklarasi ini, SMSI Kaltim berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai bahaya penyebaran berita hoaks serta meningkatkan kesadaran pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Dengan gerakan ini, diharapkan Kalimantan Timur dapat menjadi wilayah yang lebih cerdas dalam menyikapi arus informasi yang semakin berkembang.
Indra Teguh juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai upaya berkelanjutan dalam menghadapi tantangan di dunia media siber. “Kami berharap, dengan adanya sinergi antar media siber, pemerintah, dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan informasi yang lebih sehat dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Deklarasi ini merupakan langkah awal yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi provinsi lainnya untuk turut berperan aktif dalam pencegahan penyebaran hoaks, demi terciptanya dunia maya yang lebih aman dan terpercaya bagi semua pihak.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
224
