Sisi Menarik Mantan Bupati Kutim Ardiansyah, Dagang Kain Wakaroros Secara Home Industri

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Kutai Timur di masa priode mantan Bupati Kutim yang saat sekarang Gubenur Provinsi Kaltim Isran Noor, Drs. H. (Ustadz) Ardiansyah Sulaiman yang juga mantan Bupati Kutim sangat memperhatikan pengembangan termasuk memasarkan hasil kerajinan khas tradisional suku Dayak salah satunya kain wakaroros.

Mantan Bupati Ardiansyah tidak hanya sebatas memperkenalkan kain wakaroros akan tetapi berpikir keras dalam melepas hasil kerajinan khas daerah melalui kain wakaroros untuk dapat di lepas pada pangsa pasarnya.

Pria kelahiran Muara Pahu (Kutai Barat) Ardiansyah sebagai putra daerah Kaltim itu sangat bangga akan kerajinan kain wakroros tersebut, maka tak heran potensi dari sektor kerajinan asal daerah bumi Kaltim terus diperkenalkan dan dipasarkan.

Menariknya kain wakaroros memiliki ciri khas yang berbeda dari bahan kain batik lainnya yang mana dasar tekhnis motif seperti corak serta guratan-guratan tinta batiknya menggunakan bahan getah kayu ulin. Yang mana ornamen batiknya menggambarkan ornamen ukiran-ukiran beragam corak gambar suku Dayak seperti Kenyah, Basap dan lainnya.

Ardiansyah saat melayani pembeli kain wakaroros langsung dari rumahnya.

Hingga memasuki usia purna bhakti sebagai Bupati Kutim, Ardiansyah bersama istri dan keluarga tetap membuka usaha rumah tangganya melalui penjualan kain wakaroros. “ Untuk harga 1 kain wakaroros bervariasi tergantung dari motif corak lukisan warnanya. Jika Ornamen terbilang sukar dalam membatiknya harga bisa dikatakan tinggi,” jelas Ardiansyah.

Ardiansyah menjelaskan usaha penjualan “home industri” kain wakaroros juga merupakan usaha yang di geluti oleh istri tercintanya, namun jika sang istri tidak berada di rumah karena kesibukan aktivitas diluar rumah, ia tak sungkan-sungkan turun langsung melayani konsumen kain wakaroros rumahannya.

Memasuki masa pilkada Kutim 2020 Ardiansyah kembali diminta masyarakat Kutim maju sebagai calon Bupati Kutim. Lantas jika Insha Allah dapat terpilih kembali lantas upaya apa saja yang akan dilakukannya dalam mengembangkan berbagai kerajinan dari Kutai Timur?

“Tentunya jika memang nantinya saya dapati kembali berbagai terobosan (inovasi, Red) kerajinan budaya kearifan lokal lainnya sudah pasti akan terus disuport baik dari sisi pengembangan hingga pemasarannya. Dalam mendorong peningkatan kesejahteraan para pelaku pengerajinannya juga menggerakan roda ekonomi di Kutim,” tutup Ardiansyah.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *