Subdit 2 Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim dan TAB Gelar Nobar Piala Dunia, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Subdit 2 Ekonomi Ditintelkam Polda Kalimantan Timur bersama Organisasi Masyarakat Tameng Adat Borneo (TAB) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Turki melawan Paraguay di Moon Cafe, Balikpapan, Sabtu (20/6/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut dihadiri sejumlah anggota Tameng Adat Borneo, tokoh masyarakat, serta personel Ditintelkam Polda Kaltim. Selain menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan elemen masyarakat.

Kasubdit 2 Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim, Kompol Agung Nursapto, mengatakan bahwa kegiatan nobar tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sinergi dan memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami bersinergi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat melalui momentum Piala Dunia 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdiskusi mengenai situasi keamanan dan ketertiban di Kota Balikpapan maupun Kalimantan Timur secara umum,” ujar Agung.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Terlebih, di tengah dinamika geopolitik dunia saat ini, diperlukan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas daerah.

Sementara itu, Ketua  Umum Tameng Adat Borneo Balikpapan, Basuki Rahmat, mengapresiasi langkah Ditintelkam Polda Kaltim yang dinilainya menghadirkan pendekatan humanis kepada masyarakat melalui kegiatan kebersamaan.

“Kegiatan yang dilakukan Ditintelkam Polda Kaltim sangat baik karena mengedepankan pendekatan yang humanis. Melalui nonton bareng Piala Dunia 2026 ini, tercipta kebersamaan sekaligus ruang komunikasi yang positif antara masyarakat dan kepolisian dalam membangun kamtibmas bersama,” kata Basuki.

Ia menambahkan, sinergi yang terjalin antara aparat keamanan dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai isu yang berkembang di daerah dapat disikapi secara bijak tanpa mengganggu stabilitas keamanan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin erat sehingga situasi yang aman, damai, dan kondusif di Balikpapan maupun Kalimantan Timur dapat terus terjaga.

Penulis: Ries
Editor: Alfa

57

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *