Sukseskan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan 2021, PLN UIP Kalbagtim Optimis Capai Kinerja 2022

Balikpapan, Metrokaltim.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) berhasil merampungkan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang tahun 2021 dengan total nilai investasi 641 Miliar Rupiah.

Beberapa proyek tersebut dinilai akan mendukung perkuatan sistem interkoneksi kelistrikan antara Kalsel dengan Kaltim serta keandalan listrik di Kaltara. Proyek tersebut diantaranya berada di Kalsel yaitu Gardu Induk 150 kilovolt Barikin, Gardu Induk 150 kilovolt Amuntai, Gardu Induk 150 kilovolt Paringin, Gardu Induk 150 kilovolt Kayutangi, Transmisi 150 kilovolt Paringin Incomer – Barikin Sirkit 1, Transmisi 150 kilovolt Paringin Incomer – Tanjung Sirkit 1, serta 1 transmisi di kaltim yaitu Transmisi 150 kilovolt GI PLTU Kaltim – GI New Balikpapan Sirkit 2. Hingga Commercial Operation Date (COD) PLTU Malinau unit 2 di Kaltara.

Selaras dengan keberhasilan penyelesaian beberapa PSN di wilayah kerjanya, PLN UIP Kalbagtim menjadi salah satu unit yang meraih skor Key Performance Indicator (KPI) tertinggi di Unit Induk Pembangunan di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Hal ini disampaikan pada saat acara Performance Dialogue secara internal yang dilaksanakan pada 24-25 Februari lalu melalui platform video conference yang diinisiasi dari PT PLN (Persero) Direktorat Mega Project Divisi Konstruksi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

General Manager PLN UIP Kalbagtim, Josua Simanungkalit menyampaikan prestasi yang diraih oleh PLN UIP Kalbagtim merupakan hasil kerja keras dari seluruh tim pada semester I dan II tahun lalu, meskipun masih dalam kondisi pandemi, tidak mengurangi semangat energi optimisme dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan, Timur, dan Utara, hal ini patut mendapatkan apresiasi yang baik.

“Capaian prestasi tersebut adalah amanah PLN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan dan penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujar Josua dihubungi pada kesempatan lain.

Dirinya menambahkan penyelesaian pembangunan proyek tersebut memberi dampak besar, seperti peningkatan pasokan daya listrik, peningkatan keandalan sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan, serta penghematan bagi negara melalui pengurangan pengoperasian pembangkitan dengan bahan bakar minyak (BBM).

Menyongsong Target UIP Kalbagtim 2022

Tahun 2022, PLN UIP Kalbagtim akan memfokuskan penyelesaian pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kilovolt (SUTT 150 kV) diataranya adalah SUTT 150 kV Batulicin – Tarjun, SUTT 150 kV Selaru – Sebuku di Kabupaten Kotabaru Kalsel, SUTT 150 kV Maloy – Kobexindo, SUTT 150 kV Sangatta – Maloy di Kabupaten Kutai Timur, dan SUTT 150 kV Bukuan – PT KFI di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara Kaltim.

“Pada dasarnya, kunci keberhasilan dari pembangunan adalah manajemen yang baik, meskipun melibatkan banyak faktor lain serta tantangan yang perlu dilalui, dengan kedisiplinan, kerja sama dan koordinasi yang baik antara semua pihak, baik internal, mitra kerja, dan pemangku kepentingan, saya optimis PLN UIP Kalbagtim dapat mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan,” tutup Josua.

(*/adv/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.