Tak Lagi Bocor dan Lapuk, Rumah Warga RT 20 Kini Kokoh Berkat Bantuan Polisi
FOTO: Wajah haru Arfiah dan Nurdin tak terbendung saat melihat rumahnya yang kini kokoh dan layak huni usai dibedah oleh kepolisian/ doc.
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Dua warga RT 20, Gang Nusantara, Kelurahan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, merasakan berkah tak terduga setelah rumah mereka yang sebelumnya rusak parah kini telah direnovasi melalui program bedah rumah oleh Polda Kalimantan Timur.
Salah satu penerima bantuan, Arfiah, seorang ibu rumah tangga dengan lima anggota keluarga, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Rumahnya yang sebelumnya berdinding kayu dan tripleks dalam kondisi rusak, kini telah diperbaiki menjadi bangunan permanen berbahan beton yang lebih kokoh dan layak huni.
Saat dikunjungi oleh Kapolda Kalimantan Timur, Arfiah tampak haru dan bahagia. Ia tidak menyangka rumahnya yang dulu jauh dari kata layak kini berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi keluarganya.
“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran kepolisian Polda Kalimantan Timur yang sudah membantu memperbaiki rumah kami sejak beberapa waktu lalu, dan sekarang sudah hampir selesai,” ujar Arfiah.
Selama proses renovasi berlangsung, Arfiah bersama anak-anaknya sementara waktu tinggal di rumah tetangga. Meski harus berpindah tempat tinggal sementara, ia mengaku tidak keberatan demi mendapatkan rumah yang lebih baik.
Hal serupa juga dirasakan Nurdin, warga RT 20 nomor 62. Ia menyebut bantuan bedah rumah tersebut sangat membantu memperbaiki kondisi tempat tinggalnya yang sebelumnya tidak layak huni.
“Dulu kalau hujan atapnya bocor, dinding kayunya juga sudah lapuk. Sekarang atap sudah diganti dan dindingnya sudah beton. Kami sangat terbantu,” kata Nurdin.
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Ketua RT 20, Baharuddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian kepada warganya. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas warga di wilayahnya masih berada dalam kategori ekonomi menengah ke bawah.
“Sebagai ketua RT, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran kepolisian. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ujarnya.
Baharuddin menambahkan, dalam program tersebut terdapat dua rumah warga yang mendapat bantuan, yakni milik Nurdin dan Arfiah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan dua rumah yang diperbaiki. Ini sangat membantu dan menjadi kebahagiaan bagi warga kami,” tambahnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat serta mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
37
