Tak Leluasa, Pengendara Masuk Paser Didata

Tana Paser, Metrokaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penyebaran Covid-19, terus konsisten melakukan upaya pemutusan virus corona. Khususnya di pintu gerbang atau perbatasan, yakni Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Terlihat di Posko Pemantauan Covid-19, tim gabungan, baik dari TNI-Polri, Satpol PP, Tanggap Darurat Bencana (Tagana), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan tim medis, sangat teliti memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Paser, khususnya plat dari luar daerah. Sehingga tidak leluasa, asal masuk.

Satu per satu kendaraan diperhatikan. Jika dilihat kendaraan dari luar daerah, tim gabungan langsung menyetop, dan menanyakan tujuannya. Kemudian berlanjut pendataan, namun lebih dulu diminta mencuci tangan dan dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun.

“Kegiatan ini setiap hari kami lakukan. Kami mendeteksi pelintas yang akan masuk ke Kabupaten Paser. Tujuannya atau dalam rangka apa ke Paser, termasuk riwayat perjalanan sebelumnya,” kata Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kecamatan Long Kali, Muhammad Arsyad, saat diwawancarai Metrokaltim.com, Minggu (29/11).

Diakuinya, untuk pemeriksaan di Posko Pemantauan Covid-19 sangat efektif. Dan sejauh ini, tepatnya medio Maret hingga akhir November, belum mendapati pengendara yang suhu badannya diatas 38 derajat celcius.

Pengendara yang masuk ke wilayah Kabupaten Paser langsung didata petugas.

“Kami menyasar pengendara atau kendaraan dari luar Kabupaten Paser. Ya, banyak menemukan pelintas dari luar pulau. Kami minta menunjukkan hasil rapid test atau hasil swab test,” ujar dia.

Lanjut Arsyad, jika sekira Juni lalu pernah dilakukan pemeriksaan rapid test massal, khususnya bagi pengendara dari luar daerah. Dan memberikan hasil yang memuaskan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Sesuai data terbaru, saat ini Kabupten Paser masih zona merah, dimana terdapat 73 kasus positif.

“Saat melakukan rapid test sebanyak 150 orang. Alhamdulillah bisa mendeteksi tiga pelintas yang reaktif,” ungkapnya.

Sementara seorang pengendara dari yang turut didata, Norman, memberikan apresiasi kepada tim satgas. Menurutnya, kegiatan tersebut juga sebagai pengingat bagi pengendara untuk selalu memakai masker dan memetahui aturan dari daerah yang di tuju.

“Apalagi sekarang masih pandemi Covid-19. Ya tadi saya didata, ditanyakan tujuannya apa ke Kabupaten Paser, riwayat sebelumnya, bagaimana kondisi badan, apakah ada batuk dan sebagainya. Keberadaan posko ini sangat tepat sekali,” beber Norman, warga dari Kota Balikpapan ini.

(all/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *