Taufik Programkan Destinasi Wisata Kuliner di Baru Ilir dan Lakukan Pembinaan PKL

Balikpapan, Metrokaltim.com – Untuk menyerap aspirasi masyarakat kota Balikpapan yang selama ini masih dikeluhkan, Anggota DPRD kota Balikpapan Taufik Qul Rahman menggelar reses di Lapangan Poni, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat (Balbar), Sabtu (5/6) malam.

Dalam reses Taufik Qul Rahman mengatakan, untuk masalah pembangunan di lingkungan sudah berjalan, sehingga warga tidak banyak menanyakan hal tersebut. Namun yang pasti ia akan membangun program destinasi wisata kuliner di wilayah Baru Ilir.

“Serta bagaimana melakukan pembinaan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pembangunan track jogging yang ada di seputaran wilayah pasar Bunnsay,” ucap Taufik usai kegiatan reses, Sabtu malam.

Lanjutnya, dirinya juga akan membangun 1 sistem yaitu wi-fi corner dan taman, karena saat ini yang dibutuhkan anak-anak tempat untuk bersantai sembari belajar. Dan untuk keluhan lain yang disampaikan diluar resesnya memang banyak perihal masalah PDAM hingga PJU, karena sebetulnya itu sudah terprogram.

“Yang prioritas kami bagaimana penataan PKL dan meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Balbar, yang kita domain sebagai lingkungan yang akan dilakukan penataan UMKM,” ujar Taufik.

Menurutnya, penataan itu sebagai wajah diwilayah Balbar, yang mana itu terdekat dengan IKN. Kalau destinasi ini terjadi, tentu ini suatu terobosan yang sangat luar biasa, bahwa akan sama dengan seperti Malioboro.

Maka itu tinggal menunggu nomor Perda PKL dan jaminan produk halal serta turun lagi ke Perwali. Karena tanpa payung hukum tersebut, kasihan para pedagang yang harus jadi kucing-kucingan dengan pemerintah yaitu tugas dari Satpol PP.

“Mudah-mudahan saya bisa berjuang dan tampil maksimal di 2024. Insya allah kita akan betul-betul merubah, bagaimana wajah Balbar,” akunya.

Program setelah itu akan mencoba untuk membangun pasar rakyat setiap Sabtu-Minggu. Untuk pemutaran ekonomi, karena ditengah pandemi ini banyak keluhan masyarakat adanya pengurangan tenaga kerja, membuat ekonomi menjadi melemah.

“Jadi kita coba bagaimana caranya meningkatkan ekonomi, salah satunya pemberdayaan PKL untuk dibina dan ditata,” pungkasnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *