Tercatat 31 Rumah Warga di Gunung Bugis Terbakar, Rizal : Kami Masih Lakukan Pendataan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Si jago merah kembali mengamuk di kawasan Jalan Gunung Bugis RT 2, 3 dan 4 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat (Balbar) hingga menghanguskan puluhan rumah milik warga.

Saat ditemui awak media, Lurah Baru Ulu Muhammad Rizal mengatakan, terjadinya kebakaran ini bermula api muncul dari rumah Haruna warga RT 2 Baru Ulu, yang mana beliau juga menjadi korban hingga meninggal dunia.

“Untuk jumlah korban kebakaran terdiri dari 46 KK dan 166 jiwa, serta menghanguskan 31 rumah yang terdiri dari 21 rumah habis terbakar dan 10 rumah rusak ringan,” kata Muhammad Rizal saat ditemui di posko kebakaran, Minggu (6/6).

Dan saat ini pihaknya telah membuat posko kebakaran di halaman masjid Al-Ula Balbar, bahkan tim dari Tagana,BPBD, Dinsos, LPM dan ketua RT se-kelurahan Baru Ulu hadir untuk menjadi relawan.

Dan saat ini pihaknya sedang mendata nama-nama korban untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah kota termasuk anak-anak yang bersekolah, kemudian penyewa dan pemilik rumah yang terbakar di lokasi tersebut.

“Jadi ini yang kami akan laporkan dari 31 rumah itu, Ini yang masih kami data siapa-siapa yang penyewa dan pemilik,” ucap Rizal.

Dikatakannya, bahwa sampai detik ini pihaknya sudah menyiapkan tempat untuk pengungsi, tetapi dari keluarga dan ketua RT belum ada yang menyampaikan untuk mengungsi. Sehingga kelurahan masih menunggu laporan dari ketua RT.

Sampai saat ini kepolisian sudah melakukan olah TKP, cuma memang sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran itu. Namun yang beredar seperti itu, bahwa diduga yang melakukan itu adalah orang gangguan jiwa.

Ketua RT 2 Baru Ulu Budi Hartono membenarkan, bahwa di wilayah Gunung Bugis ini terdapat 31 rumah yang menjadi korban kebakaran, bahkan kejadian ini sampai menelan satu korban jiwa. Dan pemerintah kota Balikpapan akan memberikan bantuan kepada korban kebakaran dengan menyewakan rumah.

“Memang banyak yang katakan kalau dibakar anaknya, apalagi anaknya memiliki gangguan jiwa jadi tidak menutup kemungkinan itu terjadi,” paparnya.

Sementara untuk bantuan yang diterima, warga sudah menerima bantuan dari pemerintah sendiri.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *