Tes Urin Berkala Jadi Garda Depan Cegah Narkoba di Kalangan ASN Balikpapan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai mengintensifkan strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan menitikberatkan pengawasan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
Pendekatan ini tidak hanya menekankan penindakan, tetapi juga deteksi dini melalui tes urin rutin.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyebut langkah tersebut sebagai upaya preventif untuk memastikan birokrasi tetap bersih dan profesional. Menurutnya, ASN sebagai pelayan publik harus terbebas dari penyalahgunaan narkoba agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
“Pengawasan kami perketat, salah satunya melalui tes urin berkala untuk mendeteksi lebih awal potensi pelanggaran,” ucap Rahmad usai apel, Selasa (31/3/2026).
Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, ditemukan sejumlah ASN yang terindikasi terlibat. Meski jumlahnya relatif kecil, pemerintah memastikan seluruh temuan tetap ditangani secara serius sesuai aturan yang berlaku.
“Kami tegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terbukti melanggar. Sanksi akan diberikan secara bertahap, mulai dari pembinaan hingga pemberhentian, tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan,” tegasnya.
Namun demikian, pendekatan yang diterapkan tidak semata-mata bersifat represif. Dalam kasus tertentu, Pemkot juga mempertimbangkan aspek pembinaan sebagai langkah perbaikan, terutama bagi ASN yang dinilai masih dapat dibina.
“Kami tidak hanya menghukum, tetapi juga melihat kemungkinan pembinaan. Jika masih bisa diperbaiki, tentu akan kami lakukan pendampingan,” jelasnya.
Ia menilai penyalahgunaan narkoba memiliki dampak luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga terhadap keluarga dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh ASN agar menjauhi perilaku yang dapat merusak karier dan masa depan.
“Risikonya bukan hanya kehilangan pekerjaan, tapi juga masa depan keluarga,” terangnya.
Ke depan, Pemkot Balikpapan berkomitmen memperkuat sosialisasi dan pengawasan secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan langkah preventif yang konsisten, pemerintah berharap integritas ASN tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi semakin meningkat. (Adv Diskominfo Balikpapan)
Penulis: Ar
Editor: Alfa
122
