Tiga Bangunan Roboh Diterjang Angin Kencang di Balikpapan Barat, Satu Pedagang Tewas

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat angin kencang di Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, RT 09, Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, Minggu (08/02/2026). Foto: Ist

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Angin kencang yang melanda wilayah Balikpapan Barat pada Minggu (08/02/2026) sore menyebabkan tiga bangunan roboh di Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, RT 09, Kelurahan Baru Tengah. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.05 Wita dan mengakibatkan satu orang pedagang meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan.

Korban diketahui bukan merupakan warga setempat. Saat kejadian, korban tengah berteduh dari hujan di salah satu bangunan yang berada di lokasi kejadian. Namun nahas, angin kencang yang datang secara tiba-tiba membuat bangunan tersebut roboh dan menimpa korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera melakukan evakuasi, namun korban ditemukan telah meninggal dunia di lokasi.

Samson, salah satu warga sekitar, mengatakan angin kencang mulai terasa sekitar pukul 17.00 Wita. Menurutnya, awalnya hanya satu bangunan rumah yang roboh, namun bangunan tersebut kemudian menimpa bangunan lain di sebelahnya hingga menyebabkan total tiga bangunan ambruk.

“Anginnya sangat kencang, datang tiba-tiba. Awalnya satu rumah roboh, lalu menimpa bangunan di sampingnya sampai akhirnya ada tiga bangunan yang runtuh,” ujar Samson saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan bahwa salah satu bangunan yang roboh merupakan rumah yang masih dalam tahap pembangunan dan belum sepenuhnya selesai. Struktur bangunan yang belum kuat diduga menjadi salah satu faktor penyebab robohnya bangunan saat diterjang angin kencang.

Selain menelan satu korban jiwa, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada dua unit kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi kejadian. Kendaraan tersebut tertimpa reruntuhan kayu dan material bangunan yang roboh.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, serta relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban. Kapten Laut (P) Komatruddin dari Tim SAR menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi terjepit di antara reruntuhan kayu bangunan.

“Korban terjepit di reruntuhan kayu. Kami melakukan evakuasi bersama tim SAR dari Basarnas dengan cara memotong kayu yang menimpa korban,” ujar Komatruddin.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Namun, pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Untuk kepentingan penyelidikan, pihak Kepolisian dari Polsek Balikpapan Barat telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam pembangunan bangunan yang roboh.

Penulis: Ries

Editor; Alfa

277

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.