Tingginya Harga Bahan Baku, Berdampak Terhadap Ekonomi Masyarakat

Balikpapan, Metrokaltim.com – Berbagai harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Balikpapan alami kenaikan, sehingga membuat daya beli masyarakat berkurang.

Mengenai hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan H Haris menuturkan, dengan kondisi covid-19 dan berlakunya PSBB di beberapa daerah yang mewajibkan masyarakat untuk melakukan rapid antigen atau PCR menjadi salah satu kendala keterlambatan bahan baku ke Balikpapan.

“Hingga hal itu yang menyebabkan harga kebutuhan pokok naik,” ujar H Haris di ruang kerjanya, Rabu (13/1) siang.

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan H Haris.

Bahkan di bulan Januari ini masyarakat sangat sulit mendapatkan ikan dari para nelayan, apakah karena ombak atau karena permasalahan lain. Maka itu bisa dikatakan bahwa covid ini sangat berdampak cukup besar, bukan hanya pada pariwisata dan perhotelan saja, tetapi dari segi pangan juga berdampak.

“Karena terbatasnya ini, menurut saya sangat berdampak terhadap masyarakat, mulai dari banyaknya pengangguran dan perputaran ekonomi tidak ada,”

Sementara ketika terjadi pengetatan tentu dampaknya cukup tinggi.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *