Tugas Pertamina Menyalurkan BBM Solar Subsidi Sesuai Kouta

Balikpapan, Metrokaltim.com – Perihal kelangkaan solar di kota Balikpapan, masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, khususnya para supir-supir truk yang antri. Bahkan kemarin (23/3/2022) merek sempat melakukan aksi untuk mempertanyakan sumua ini.

Menyikapi hal tersebut, Area Manager Comunication dan Relation Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Susanto Agus Satria menjelaskan, bahwa kemarin (23/3), setelah teman-teman mahasiswa dan beberapa supir truk melakukan aksi unjuk rasa dan aspirasi. Pihak Pertamina pun melakukan dialog di depan semua.

Dirinya menjelaskan, tugas dan wewenang Pertamina dalam BBM solar ini sesuai penugasan Garda 191, yakni menyalurkan dan menyediakan BBM solar subsidi sesuai kouta yang telah ditentukan sebelumnya oleh regulator dalam hal ini BPH Migas.

“Tugas kita menyalurkan dan mengendalikan, agar dalam satu tahun benar-benar tersalurkan sesuai dengan peruntukannya ataupun yang berhak untuk mendapatkan solar subsidi,” ucap Susanto Agus Satria saat ditemui awak media, Kamis (24/3) siang.

Sementara untuk wilayah Balikpapan ini, hingga Minggu ke 3 Maret 2022 ini sudah over sekitar 23 persen untuk kouta berjalan. Tentu ini salah satu upaya Pertamina.

Pihaknya juga menambah beberapa penyaluran di empat SPBU Balikpapan, dari yang biasanya menyalurkan sekitar 60 kilo liter/hari, sekarang sudah 8.000 kiloliter per hari.

Sedangkan untuk kouta Balikpapan selama setahun pada tahun 2022 ini ada sekitar 27.849 kiloliter, perharinya 80 kiloliter.

Untuk penambahan kuota, itu bukan tugas wewenang dari Pertamina, melainkan kewenangan dari BPH Migas.

“Saya mendapat informasi, bahwa Pemkot Balikpapan sudah mengirimkan surat ke BPH Migas untuk mengajukan penambahan kouta,” jelas Satria panggilan akrabnya.

Lanjutnya, apapun hasilnya Pertamina menjamin stok solar subsidi aman tersedia. Pihaknya juga telah melakukan penambahan SPBU untuk solar di Kilometer 13 Balikpapan Utara (Balut). SPBU itu memang sudah terbangun, dan saat ini sedang melakukan proses administrasi untuk tekniknya.

“Disitu akan ditambah satu titik penjualan untuk solar subsidi. Mudah-mudahan ini bisa mengurai kemacetan yang ada di Km 15 Karang Joang Balikpapan Utara,” ungkapnya.

(Mys/ Ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published.