Tujuh Hari Hilang di Hutan Area Tambang, Nenek 65 Tahun Belum Diketemukan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Tujuh hari sudah seorang nenek bernama Sewa (65) hilang. Diduga, wanita yang tinggal di Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda, itu tersesat di hutan area tambang batu bara di Palaran. Hingga kini, Tim SAR (search and rescue) masih mencari melakukan pencarian.

Informasi yang dihimpun Basarnas Balikpapan, Sewa hilang sejak Selasa, 8 September 2019. Berdasarkan saksi mata, Sewa terakhir kali terlihat berada di hutan area tambang di daerah Palaran. Namun, dia baru dilaporkan kepada Basarnas dua hari kemudian.

Sejak saat menerima laporan, Basarnas bersama unsur SAR lainnya dan keluarga korban bergegas mencari Sewa. Namun sampai saat ini pencarian belum membuahkan hasil. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A atau Basarnas Balikpapan, Octavianto.

“Hingga hari ini korban masih belum diketemukan,” kata Octa, panggilan akrabnya , Senin (14/9).

Kendati Sewa belum diketemukan, Tim SAR belum menyerah. Octa memastikan, pihaknya bersama unsur SAR lainnya masih terus mencari keberadaan nenek berusia 65 tahun itu. “Ya, tim masih melaksanakan pencarian,” tegasnya.

Dalam upaya pencarian ini, Basarnas menerjunkan beberapa peralatan SAR-nya. Seperti truk personel, rescue car, motor trail, alat komunikasi, telpon satelit serta peralatan jungle rescue. Sedangkan unsur SAR yang terlibat terdiri dari Rescuer KPP Balikpapan, Polsek Palaran, keluarga korban, hingga relawan Samarinda.

“Kami sudah mencari dalam radius 5 sampai 8 kilometer di area yang diduga hilangnya korban,” beber Octa.

(sur/ idris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *