Upaya Meringankan Kebutuhan Pangan Masyarakat, Pemkot Samarinda Gelar Pasar Murah Di Beberapa Lokasi di Kota Tepian

Samarinda, Metrokaltim.com – Sebagai bentuk upaya mencegah kekurangan bahan pokok makanan di Samarinda jelang bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Samarinda menggelar Pasar Murah sebagai alternative ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Samarinda Endang Liansyah kepada media mengatakan bahwa pasar murah ini akan digelar dalam empat hari di sejumlah lokasi berbeda.

“Harapannya adanya pasar murah ini minimal kebutuhan pokok dan makanan tersedia dengan harga murah, minyak goreng saja kita jual Rp 47.000, sedangkan kemarin kita cek di grosir Rp 51.000,” ungkap Endang, Selasa (22/3/2022).

Dikatakanya juga jika pihak-pihak yang dilibatkan dalam pasar murah kali ini adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan dinas pertanian dan Bank Indonesia yang menjual olahan pangan hasil pertanian lokal.

“Kemudian kita utamakan petani lokal, kita minta mereka jual sayur mayur, kita siapkan ruang dan kita bantu, yang lain ada dari distributor dan agen serta kegiatan rumahan,” sebutnya.

Beberapa tempat lain yang dijadwalkan akan menyusul digelar pasar murah untuk beberapa hari ke depan yaitu halaman kantor air putih Samarinda Ulu, dan kelurahan Rawa Makmur, kecamatan Palaran.

Untuk pasar murah yang diadakan di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Samarinda digelar selama dua hari hingga 23 Maret 2022.

“Stok bahan pangan di pasar kita pastikan aman, memang ada kenaikan harga, maka pasar murah ini kita hadirka dua kali, yang pertama menjelang bulan Ramadhan ini dan selanjutnya sebelum Idul Fitri,” ungkapnya.

Semantara itu, Wakil Wali Kota Rusmadi Wongso dikesempatan yang sama menyampaikan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkot Samarinda dalam rangka meringankan warga terkait kebutuhan pangan menjelang bulan Ramadhan.

“Kemarin kita melaksanakan sidak ke beberapa pasar tradisional, Bulog, dan pasar swalayan. Dapat dipastikan ketersediaan bahan pokok penting di bulan puasa aman. Hanya saja ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan harga. Namun secara umum, persediaannya  masih terkendali,” pungkasnya.

(ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published.