Vaksinasi Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Lebih Banyak Dibanding Puskesmas, DKK Perketat Strategi Dalam 3 Hari

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dalam pelaksanaan vaksinasi, Kementerian Kesehatan menargetkan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan untuk menyelesaikan vaksinasi selama 3 hari sampai (31/1) untuk tenaga kesehatan.

Meski sempat pesimis dengan target yang diberikan, namun Kepala Dinas Kesehatan dr Andi Sri Juliarty yakin bisa melakukan hal tersebut, apalagi untuk capaian vaksinasi hari ini (28/1) mencapai 870, itupun belum pencanangan hanya sekedar memberikan imbauan kepada tenaga kesehatan yang sudah menerima vaksin untuk melakukan vaksinasi.

“Sedangkan targetnya ada 5.644 orang. Hanya saja target ini akan berkurang, mengingat ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif, hingga akhirnya gugur,” ucap dr Dio sapaan akrabnya, usai pres rilis Kamis (28/1) sore.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah ijin dengan inspektorat untuk mempercepat tutup pelayanan loketnya, karena mereka akan saling menyuntik di dalam fasilitas kesehatannya masing-masing.

“Jadi Penutupan itu di dalam jam pelayanan loket, yang mana jam buka loket akan dipercepat dari biasanya. Kalau untuk 7 Puskesmas yang 24 jam tetap pelayanan,” akunya.

Apalagi untuk petugas Puskesmas di Balikpapan tidak terlalu banyak, berbeda dengan rumah sakit yang mencapai 1.000 lebih tenaga kesehatan, contohnya di RSKD mencapai 1.200 nakes yang harus divaksin.

“Jadi memang yang harus membuat strategi ketat ini dalam tiga hari yakni rumah sakit besar, kalau pegawai Puskesmas kami rata-rata hanya 60 dan itu dalam 2 hari bisa selesai,” paparnya.

Dirinya berharap, mudah-mudahan vaksinasi sehari bisa mencapai 1.000-n lebih. Sehingga target bisa tercapai.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *