2.000 Dosis Vaksin Dilaksanakan PDIP Balikpapan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Kementrian kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan DPC PDI Perjuangan kota Balikpapan melaksanakan kegiatan vaksinasi massal dengan tema Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit.

Dalam sambutannya, Wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan kota Balikpapan, resmi dibuka, yang mana pembukaan di dampingi perwakilan DPD PDIP provinsi Eddy Sunardi dan Ketua DPC PDIP kota Balikpapan dan jajarannya.Rahmad pun mengingatkan, meski masyarakat sudah divaksin tetapi protokol kesehatan (Prokes) tetap dijalankan. Dan tentunya kegunaan dari vaksin, untuk menguatkan kekebalan tubuh serta dapat mengurangi resiko-resiko yang tidak diinginkan.

“Dengan Head Immunity kita, walaupun kita terpapar, namun daya tahan tubuh kita masih kuat, inilah gunanya dari vaksin,” ucap Rahmad Mas’ud usai membuka vaksinasi, Rabu (3/11).

Menurutnya, ini adalah iktiar dari pemerintah pusat yang diturunkan ke semua daerah, untuk melindungi segenap warganya dari pandemi covid-19, termasuk di kota Balikpapan. Dan dengan keberhasilan bersama vaksin dosis pertama sudah mencapai 75 persen dan untuk dosis keduanya sudah mencapai 50 persen.

“Target saya akhir tahun bisa mencapai 80 persen. Apalagi saya sudah berbicara langsung dengan pak Presiden, masih kekurangan 162 ribu vaksin, dan Alhamdulillah langsung dipenuhi pemerintah pusat,” akunya.

Lebih jauh, Ketua DPC PDIP Kota Balikpapan Budiono mengatakan, bahwa PDIP sudah melaksanakan vaksin sebanyak ke-6 kali, yakni di Graha NU, Dome, klinik Polda dan Gedung kesenian.

Dan untuk target vaksinasi hari ini (3/11) ada 2.000 dosis, sementara untuk total masyarakat yang sudah di vaksin ada sekitar 11 ribu. Yang mana perjuangan ini untuk membantu pemerintah dalam mencapai Head Immunity.

“Hari ini (3/11) kita akan melaksanakan vaksinasi yang dihadiri oleh DPD PDIP provinsi Kaltim dan dibuka oleh wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud didampingi perwakilan Kapolresta,” imbuh Budiono.

Lanjutnya, tentu ini sebagai upaya pemerintah dan masyarakat Balikpapan, yang mana cakupan vaksinasi sudah mancapai sekitar 70 persen. Dan harapannya kedepan bisa mencapai 100 persen.

“Vaksinasi yang digunakan ini berjenis Prizer, namun untuk kemarin-kemarin menggunakan vaksin jenis sinovac dan Astra Zeneca,” paparnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *