Lahan SMKN 7 Balbar Belum Selesai, Mimi Minta Pemkot Segera Selesaikan

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pembangunan SMKN 7 di Balikpapan Barat (Balbar) sampai saat ini belum terealisasi, pasalnya permasalahan lahan tersebut belum terselesaikan. Padahal SMKN 7 sangat diharapkan masyarakat Balikpapan, mengingat dilokasi tersebut tidak memiliki sekolah kejurusan negeri.

Ditanya perihal permasalahan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim Mimi Pane mengatakan, jika Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sangat lamban menangani pembangunan SMKN 7 Balbar. Yang seharusnya terbangun di tahun 2020 lalu, namun nyatanya tidak bisa terbangun.

“Tidak terbangunnya itu dikarenakan ada masalah teknis seperti izin masalah hutan mangrove dan sebagainya,” ujar Mimi kepada awak media, Kamis (9/2/2023).

Dirinya menjelaskan, bahwa sebelumnya sudah ada anggaran sekitar Rp 10 miliar, dan sudah dibelikan material tetapi tidak kunjung terbangun. Bahkan tahun 2021 lalu pihaknya sudah menganggarkan Rp 30 miliar, itupun sudah disetujui Gubernur Kaltim.

“Hanya saja Balikpapan belum siap hibahnya maupun masalah lahan pembebasan. Sehingga uang itu dikembalikan,” jelasnya.

Lanjutnya, karena masalah itu belum selesai maka di tahun 2022 kemarin tidak dianggarkan. Dan di tahun 2023 ini, jika Pemkot tidak segera menyelesaikan permasalahan hibah lahan ke pemerintah provinsi, itu tidak akan dianggarkan lagi.

“Akhir tahun lalu saya baca berita bahwa katanya semua sudah clear (selesai), saya tanya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi mengaku belum selesai sampai saat ini,” tambahnya.

Informasi yang ia terima dari Dinas Pendidikan Provinsi, jika dalam satu bulan ini Pemkot tidak segera menyelesaikan, maka pemerintah provinsi akan menunda penganggaran untuk SMKN 7.

Dan rencananya akan mencari lahan baru untuk pembangunan SMKN 7, karena sudah beberapa tahun ditunggu lahannya belum selesai.

“Saya berharap Pemkot segera menyelesaikan masalah itu, karena biasanya kita mau membangun uangnya tidak ada, tapi ini uangnya ada tidak bisa terbangun gara-gara masalah administrasi lahan,” paparnya. (mys/ries)

457

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.