Pengadilan Militer Balikpapan Belajar Penguatan Zona Integritas ke Banjarmasin

BANJARMASIN, Metrokaltim.com – Pengadilan Militer (Dilmil) IV-16 Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan mentoring dan studi banding ke Pengadilan Militer IV-15 Banjarmasin. Kunjungan dipimpin Kepala Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan, Letnan Kolonel (H) Bagus Partha Wijaya, bersama Opsla dan jajaran staf.

Rombongan disambut langsung Kepala Pengadilan Militer IV-15 Banjarmasin, Letkol Chk Gatot Sumardjono, beserta jajaran. 

“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Dilmil IV-16 Balikpapan untuk mempelajari secara langsung berbagai strategi dan pengalaman dalam membangun Zona Integritas,” ucap Bagus dalam keterangan resminya, Selasa (15/9/2026).

Pengadilan Militer IV-15 Banjarmasin dipilih sebagai lokasi studi banding, karena telah berhasil meraih predikat WBK dan WBBM. Selain pembangunan Zona Integritas, kegiatan tersebut juga membahas penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

“Studi banding tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi, sekaligus pembelajaran bagi Dilmil IV-16 Balikpapan dalam melakukan pembenahan internal,” jelasnya.

Menurutnya, pembenahan tidak hanya menyangkut aspek administrasi, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya para pencari keadilan.

“Melalui studi banding ini, diharapkan Dilmil IV-16 Balikpapan dapat berbenah dan mempersiapkan satuan, baik secara administrasi maupun pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertukaran informasi dan pengalaman antarsatuan kerja menjadi bagian penting dalam memperkuat integritas, transparansi, serta mutu pelayanan di lingkungan peradilan militer.

“Bersama mewujudkan Dilmil yang Agung dan bebas dari korupsi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk bertukar informasi, pengalaman, serta strategi dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas,” jelasnya.

Materi yang dibahas dalam kegiatan tersebut mencakup penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan integritas aparatur, hingga berbagai inovasi yang dapat mendukung terwujudnya Zona Integritas.

Sementara itu, Dilmil IV-15 Banjarmasin memberikan paparan mengenai proses pembangunan Zona Integritas, serta berbagai langkah yang dilakukan hingga berhasil memperoleh predikat WBK dan WBBM.

Pihak Dilmil IV-15 Banjarmasin juga menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Melalui studi banding ini, kedua satuan kerja diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan birokrasi yang berintegritas, profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan prima,” ungkapnya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan lembaga peradilan militer yang bersih dari korupsi, memiliki tata kelola yang baik, dan semakin dipercaya masyarakat pencari keadilan.

Penulis: Rie

Editor: Alfa

38

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *