Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan Salurkan Bantuan Air Bersih dan Obat-obatan untuk Warga Terdampak El Nino di PPU
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balikpapan bersama Baitul Munzalan Indonesia (BMI) Balikpapan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Bantuan tersebut disalurkan ke warga Desa Gunung Intan dan Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih serta terdampak kondisi udara akibat kabut asap karhutla.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas 4.000 liter air minum, 2.050 masker bedah berkaret, empat masker filter, tiga unit tandon air berkapasitas 1.200 liter beserta peralatan pendukung, serta obat-obatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN RU Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan kondisi kemarau panjang yang melanda PPU memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
“Kami turut prihatin atas dampak El Nino yang sangat dirasakan masyarakat PPU, mulai dari krisis air bersih hingga meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Melalui bantuan ini, Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan hadir untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Dodi.
Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tetap hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi darurat akibat bencana dan perubahan cuaca ekstrem.
Penyaluran bantuan turut melibatkan relawan BMI Balikpapan sebagai organisasi nirlaba yang berperan dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.
Perwakilan BMI Balikpapan, Adhittia, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, bersama Pertamina Refinery Unit Balikpapan kami bisa langsung turun ke desa-desa untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan. Kolaborasi ini adalah gotong royong kita bersama untuk membantu saudara kita yang terdampak bencana El Nino,” ungkapnya.
Kepala Desa Gunung Intan, Mukhtar, mengapresiasi bantuan yang diberikan, terutama tandon air dan air minum yang dinilai sangat dibutuhkan warga.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan tandon air dan air minum. Sudah hampir dua bulan sumur warga kering. Terima kasih Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan dan Baitul Munzalan Indonesia yang sudah peduli dengan kondisi kami,” kata Mukhtar.
Respons tanggap darurat tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PPN RU Balikpapan dalam mendukung ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.
Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan relawan diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama kondisi darurat.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam aspek sosial melalui penguatan ketahanan masyarakat. Program ini juga mendukung pencapaian sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDGs 3 tentang kesehatan, SDGs 6 tentang air bersih dan sanitasi layak, SDGs 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta SDGs 17 tentang kemitraan.
40
