Kebakaran Lahan 3 Hektare di Manggar Baru, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Jalan Persatuan RT 50, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Senin malam. Kobaran api membakar lahan milik warga bernama Rasyid dengan luas sekitar tiga hektare.
Personel Polsek Balikpapan Timur bersama Babinsa, personel Beat Batakan, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya maupun permukiman warga.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen mengatakan, berdasarkan keterangan awal saksi bernama Topo, kebakaran diketahui setelah saksi melihat seseorang menggunakan sepeda motor menuju area tanah kaplingan yang berada di bagian atas kebun. Orang tersebut disebut datang untuk melihat kondisi tanah kaplingan.
“Menurut keterangan saksi, setelah melihat seseorang menggunakan sepeda motor menuju area tanah kaplingan, tidak lama kemudian saksi melihat adanya api dari arah atas kebun,” kata Chusen.
Api kemudian merambat ke bagian bawah lahan milik Daus dan kawasan lahan yang merupakan sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Melihat api mulai membesar, saksi sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat semprot kebun. Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api yang dengan cepat merambat ke bagian lahan lainnya.
Karena api semakin sulit dikendalikan dan dikhawatirkan meluas, saksi kemudian melakukan pemantauan sembari meminta bantuan masyarakat sekitar. Sekitar pukul 18.30 WITA, kejadian tersebut dilaporkan kepada Ketua RT 50 Kelurahan Manggar Baru.
Laporan selanjutnya diteruskan kepada pihak terkait. Sekitar pukul 19.45 WITA, piket Polsek Balikpapan Timur menerima informasi mengenai kebakaran lahan tersebut.
Mendapat laporan, personel Polsek Balikpapan Timur bersama Babinsa, personel Beat Batakan, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan.
Dalam proses pemadaman, satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api sekaligus melakukan pendinginan terhadap area yang telah terbakar.
Chusen menjelaskan, berdasarkan keterangan awal saksi, titik awal kebakaran diketahui berada di bagian atas kebun. Api kemudian bergerak dan merambat ke arah bawah lahan.
“Untuk penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Kami masih melakukan pendalaman, terutama terkait aktivitas seseorang yang terlihat menggunakan sepeda motor sebelum munculnya api,” ujarnya.
Polisi memastikan penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke lahan lain serta mendekati permukiman warga di sekitar lokasi.
Hingga penanganan dilakukan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga masih mendalami informasi dari saksi untuk mengetahui rangkaian peristiwa sebelum api pertama kali terlihat.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
35
