Pasien Positif Covid-19 Asal Kutim Dinyatakan Sembuh, Setelah Dirawat di RSUD Taman Husada Bontang

Bontang, Metrokaltim.com – Patut diapresiasi kerja keras garda terdepan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang yang mana sebelumnya tim medis penanganan covid-19, telah berhasil menyembuhkan 1 pasiennya. Melalui konfrenai persnya RSUD Taman Husada mengungkapkan ada satu pasiennya yang dinyatakan sembuh dari covid – 19.

Yang mana pasien terbaru yang telah terbebas dari covid-19 seorang tokoh pemuka agama Nasrani (pendeta), dan tercatat sebagai warga Sangatta, Kabupaten Kutai Timur atas nama Nensy Uli Pakpahan.

Sebelumnya diberitakan, awal mulanya sang pendeta mengidap positif covid-19 kluster Bogor, berawal dari perjalanannya keluar daerah tepatnya usai mengikuti seminar Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Hotel Aston Bogor pada 26-29 Febuari beberapa waktu lalu.

Tepatnya hari ini, Selasa (7/4), bertempat di lobi RSUD Taman Husada Bontang, pemerintah mengumumkan sekaligus melepas pasien tersebut untuk dipulangkan.

Pasien tersebut ialah Nensy Uli Pakpahan, seorang pendeta berusia 43 tahun, mantan pasien Covid-19 yang berasal dari kluster Bogor. Ia dinyatakan positif usai pulang menghadiri seminar Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Hotel Aston Bogor pada 26-29 Februari lalu.

“Terima kasih kepada semua tenaga medis, alhamdulillah telah bekerja keras, penantiannya selama ini tidak bisa bertemu keluarga. Hari ini Ibu Nensy karana sudah dilakukan swab lagi 2 kali, negatif, maka dinyatakan sembuh,” ujar Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Berkat keseriusan Pemkot Bontang dan pihak rumah sakit daerah Bontang yang telah berhasil membebaskan Nensy dari cengkraman corona yang hinggap pada tubuhnya. Dalam jumpa pers dirinya turut mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni sekaligus mengapersiasikan setinggi-tingginya atas dedikasi pejuang kemanusiaan sebagai garda terdepan terdiri dari para tenaga medis yang telah merawatnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bontang yang sudah melakukan pencegahan Covid-19, pihak RSUD juga yang telah merawat saya, khusunya para dokter dan perawat. Mereka tidak hanya diberikan obat tapi juga memberikan semangat supaya kami bisa melewati masa-masa pemulihan,” pungkas Nensy dengan penuh keharuan yang disaksikan langsung Wali Kota Bontang dan tenaga medis RSUD Taman Husada Bontang.

Nensy mengajak masyarakat untuk dapat bersama-sama memerangi corona agar penyebarannya tidak meluas. “Pesan saya kepada masyarakat tetap jaga diri, karena pada akhirnya kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Semua orang bisa terkena. Mudahan kita semua bisa terlindungi. Tetap berada di rumah, tolong patuhi pemerintah karena ini baik,” ucapnya.

Dipenghujung pres rilis kembali Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengintruksikan segenap lapisan masyarakat untuk senantiasa membudidayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tetap gunakan masker, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, mengkonsumsi makanan sehat, minum vitamin, hindari kontak langsung seperti bersalaman, hindari kerumunan, ikuti anjuran pemerintah dan update perkembangan informasi Covid-19.

“Sekali lagi saya sampaikan tidak boleh ada stigma negatif, karena dia sudah sembuh,” tutup Neni Moerniaeni.

(rina/riyan)

92

Leave a Reply

Your email address will not be published.