Abdulloh Minta Pemkot Melarang Keras Kendaraan Besar Melintas di Rapak

Balikpapan, Metrokaltim.com – Musibah kecelakaan beruntun kembali terjadi di Lampu Merah Rapak, Jum’at (21/1) pagi, yang mana kecelakaan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 36 luka ringan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD kota Balikpapan Abdulloh menyarankan agar kejadian tidak terulang lagi, kendaraan bermuatan berat dilarang melintas di jalur padat dan rawan kecelakaan, tetapi bisa diarahkan untuk melintasi kawasan Alam Baru Somber, Balikpapan Utara.

“Harusnya stop total untuk Rapak. Alihkan ke Alam Baru Somber. Mobil diatas roda delapan dilarang melintas di jalur padat dan rawan kecelakaan,” ucap Abdulloh didepan awak media, Jumat (21/1) Petang.

Abdulloh menginginkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Provinsi Kalimantan Timur segera mengkaji konstruksi jalan muara rapak, melihat kecuraman di jalan tersebut sangat berbahaya bagi pengguna jalan lain.

“Sambil menunggu, kami ingin ketegasan pemerintah agar sementara melarang keras kendaraan besar untuk melintas diwilayah jalur ini,” jelasnya.

Mengenai pembangunan fly over, hal itu sudah lama diambil alih Pemerintah Provinsi bersama Pusat. Proyek tersebut bertujuan bukan hanya sebagai jalur alternatif, tetapi diharapkan dapat menurunkan tingkat kerawanan kecelakaan di persimpangan Muara Rapak.

Dirinya berharap Pemprov dan Pusat dapat segera merealisasikan proyek fly over. Meski sebelumnya Pemerintah Kota telah menyiapkan kajian, bahkan Detail Engineering Design (DED) atas proyek tersebut.

“Karena kewenangannya diambil alih, maka kami tidak berhak dan tidak boleh menganggarkan pembangunan fly over di APBD,” paparnya.

Namun apabila Pemprov maupun Pusat tidak sanggup merealisasikan, proyek tersebut dapat dikembalikan ke Pemkot. Ia optimis proyek fly over dapat direalisasikan meski dengan dukungan anggaran daerah.

“Kembalikan kewenangannya ke kota Balikpapan. Demi keamanan rakyat, kami dan Pemerintah Kota siap membangun dengan kekuatan APBD,” ungkapnya.

(Mys/Ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *