Ada Petugas Linmas Reaktif Corona, Polresta Atur Ulang Pengamanan Pilkada Balikpapan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Balikpapan, para penyelenggara kegiatan tersebut dibuat pusing. Pasalnya, sejumlah petugas perlindungan masyarakat atau linmas yang bakal menjadi petugas keamanan di tempat pemungutan suara (TPS) pilkada dikabarkan reaktif corona setelah menjalani rapid tes.

Hal tersebut disampaikan Kepala Polresta Balikpapan, Komisaris Besar Polisi Turmudi. Kata dia, petugas linmas yang reaktif corona masih dalam penanganan Pemerintah Kota Balikpapan. Pemerintah sesegera mungkin akan me-rapid tes ulang dan men-swab para petugas linmas itu. Namun dia tak menyebutkan berapa jumlah petugas linmas yang reaktif corona.

“Kalau nantinya masih reaktif (setelah rapid tes ulang), dan di-swab ada yang positif, tentunya kami lakukan penggantian (petugas linmas) dan berkoordinasi dengan KPU,” kata Turmudi kepada awak media, Rabu (2/12).

Dijelaskannya, saat ini ada seribu lebih petugas linmas yang akan mengamankan jalannya Pilkada Balikpapan. Namun, mengingat ada petugas yang reaktif corona, jumlah tersebut belum final. Polresta Balikpapan akan mengatur ulang para petugas kemanan TPS-TPS. Termasuk menambah kekuatan Polri di sistem keamanan TPS.

“Nanti mekanismenya akan kami atur kembali mereka, sesuaikan dengan TPS. Kemudian kami satukan dengan anggota Polri yang sudah kami ploting di lapangan,” jelas Turmudi.

Jika para petugas keamanan sudah siap, lanjut Turmudi, mereka akan segera dikirmkan ke TPS-TPS yang ada di Balikpapa. Pengiriman petugas ini sebelum pilkada dilangsungkan. Sebab, perlu waktu untuk petugas bisa memahami lingkungan di sekitarnya.

“H min 1 atau H min 2 kami upayakan mereka sudah digeser-geser ke TPS masing-masing. Sehingga ada waktu buat mereka menyesuaikan dan menguasi TPS di tempat pengamanan,” pungkas perwira melati tiga itu.

Untuk diketahui, Pilkada Balikpapan akan dilaksanakan pada 9 Desember ini. Dalam pemilihan ini hanya ada satu pasangan calon, yakni, Rahmad Masud-Thohari Aziz. Sesuai aturan jika daerah hanya menghasilkan satu pasangan calon, maka Rahmad Masud-Thohari Aziz akan melawan kotak kosong.

(sur/ ryan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *