Antisipasi Risiko Kebakaran, Deninteldam VI/Mlw Bekali Personel dan Keluarga dengan Edukasi Mitigasi

Tingkatkan kewaspadaan sejak dini. Deninteldam VI/Mlw menggandeng BPBD Kota Balikpapan memberikan edukasi dan simulasi penanggulangan kebakaran kepada prajurit dan keluarga besar satuan. Foto: Ist

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Upaya meningkatkan kemampuan mitigasi bencana terus dilakukan Deninteldam VI/Mulawarman. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran yang digelar di Markas Komando Deninteldam VI/Mlw, Balikpapan Kota, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan sebagai pemateri, dengan tujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait pencegahan serta penanganan awal kebakaran di lingkungan satuan dan asrama.

Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Dandeninteldam VI/Mlw Letkol Inf Eko Wahyono, S.E., bersama Wadan Deninteldam VI/Mlw Kapten Cpn Aldryan Pniel Prasetyo. Sekitar 70 peserta turut ambil bagian, terdiri dari prajurit Deninteldam VI/Mlw dan anggota Persit KCK Ranting 4 Cabang I Sinteldam VI/Mlw.

Dalam pemaparannya, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kota Balikpapan, Salahhudin Wahid, menjelaskan tahapan penanggulangan bencana yang mencakup fase darurat, rehabilitasi, hingga mitigasi sebagai langkah pencegahan jangka panjang. Peserta juga dikenalkan dengan klasifikasi kebakaran berdasarkan standar National Fire Protection Association (NFPA), termasuk kebakaran akibat benda padat, cairan mudah terbakar, serta instalasi listrik.

BPBD menegaskan bahwa kebakaran umumnya dipicu oleh faktor kelalaian manusia dan minimnya pemahaman terhadap potensi bahaya. Oleh sebab itu, kemampuan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dinilai penting sebagai respons awal sebelum api membesar.

Selain materi teori, peserta mendapatkan pelatihan praktik lapangan. Simulasi yang dilakukan meliputi penanganan kebocoran tabung gas LPG, pemadaman api secara sederhana menggunakan selimut basah, serta tata cara penggunaan APAR sesuai jenis sumber api.

BPBD juga mengingatkan pentingnya prosedur evakuasi saat terjadi kebakaran, di antaranya tetap tenang, mengutamakan keselamatan jiwa, dan segera menghubungi layanan darurat melalui Call Center 112.

Dandeninteldam VI/Mlw Letkol Inf Eko Wahyono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen satuan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi personel dan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh anggota Deninteldam VI/Mlw beserta keluarga memiliki kesiapan dan keterampilan dasar untuk menghadapi potensi kebakaran, sehingga dapat meminimalisir risiko kerugian, baik personel maupun materiil,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 17.45 WITA dan berlangsung dengan aman serta tertib. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana. (*).

239

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.