Bahas Penanganan Banjir di Samarinda, Pemkot dan Pemprov Gelar Rapat Koordinasi
SAMARINDA.Metrokaltim.com- Penanganan banjir di tahun anggaran 2022-2023 menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).
Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan bahwa koordinasi ini membahas pelaksanaan fisik rencana pembangunan dalam menanggulangi permasalahan banjir.
“Jadi yang dibahas di pertemuan tadi adalah pelaksanaan fisik, penangan masalah ganti rugi, dan penangan dampak sosial,” ungkapnya.
Selain itu, Andi Harun juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah melakukan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) dan Polder Kota Samarinda, kemudian Jalan Kehewanan, dan Jalan Agus Salim.
“Kurang lebih panjangnya itu sekitar 820 meter, lalu dari jalan Agus Salim ke Jalan Perniagaan itu panjangnya 622.8 meter,” ucapnya.
Tak hanya itu, penegendalian banjir di Sungai Karang Asam besar juga akan dilakukan. Yakni, di segmen pasar Kedondong.
“Daerah ini (Pasar Kedondong) yang paling parah,” sebutnya.
Untuk di program tahun 2023, selanjutnya Pemkot Samarinda akan melakukan pengendalian banjir di Jalan Sentosa, Jalan Remaja, dan Jalan Ahmad Yani.
“Nanti rencananya akan dibuat saluran drainase di Jalan Pemuda 4 dengan panjang tertutup 160 meter, dan terbuka sepanjang 140 meter,” beber AH.
Sistem pengendalian banjir d Loa Janan dan Rapak Dalam Samarinda. Rencananya, sodetan di jalan poros Samarinda Balikpapan di daerah Loa Janan akan melakukan pembuatan dinding penahan tanah dengan menggunakan konstruksi beton,” pungkasnya. (Adv)
384
