Balikpapan Didorong Jadi Kota Event Nasional, DPRD Minta Pemkot Proaktif Kembangkan Industri MICE
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk lebih serius mengembangkan sektor industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Najib mengatakan, sektor MICE memiliki potensi besar dalam menciptakan efek berganda terhadap ekonomi lokal.
Setiap penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional di Balikpapan menurutnya, mampu menghadirkan ribuan peserta dari luar daerah yang secara langsung meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Ketika ribuan orang datang ke Balikpapan, mereka pasti menginap, makan, dan berbelanja. Perputaran uangnya besar dan berdampak langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Najib saat dihubungi awak media, Sabtu (8/11/2025).
Dirinya menjelaskan, Balikpapan sebenarnya sudah memiliki infrastruktur dan fasilitas penunjang yang cukup memadai. Kota ini memiliki banyak hotel dengan ruang pertemuan representatif, akses transportasi yang mudah, serta letak strategis sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, politisi PDI Perjuangan itu menilai potensi besar tersebut belum dimaksimalkan oleh pemerintah daerah. Ia mendorong Pemkot agar tidak hanya menunggu event yang diinisiasi oleh pemerintah sendiri, tetapi aktif menjalin kolaborasi dengan asosiasi profesi, lembaga nasional, hingga sektor swasta untuk menghadirkan kegiatan berskala besar.
“Pemerintah harus proaktif mengundang asosiasi seperti IDI dan organisasi profesi lainnya agar mau menggelar event di Balikpapan,” tegasnya.
Najib menambahkan, penguatan industri MICE tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari pelaku usaha perhotelan, restoran, dan pariwisata. Ia berharap agenda besar dapat digelar secara merata sepanjang tahun agar dampak ekonominya terus berkelanjutan.
“Pemkot perlu turun langsung membantu promosi dan memfasilitasi pelaku usaha agar tidak kehilangan momentum,” paparnya.
Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan dunia usaha, Balikpapan dapat tumbuh menjadi kota tujuan utama kegiatan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan fiskal yang dihadapi saat ini. (adv)
Penulis: Ar
Editor: Alfa
198
