Budiono Menilai Pekerjaan Sekolah Terpadu di Regency Tidak Akan Sesuai Target

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Proyek pembangunan sekolah terpadu di Perumahan Regency, Balikpapan Selatan saat ini masih menjadi sorotan. Bahkan Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan Budiono menilai jika pengerjaan tidak akan sesuai target.

Dikatakan demikian, karena berdasarkan hasil kunjungan ke lapangan, pengerjaan proyek sekolah tersebut dinilai tidak sesuai dengan pencapaian pekerjaan yang ada di lapangan.

“Karena sebelumnya, PT Sarjis selaku kontraktor pelaksana menyampaikan bahwa progres dilapangan sudah mencapai 38 persen,” ucap Budiono saat ditemui awak media di kantor DPRD Balikpapan, Senin (21/8/2023).

Lanjutnya, capaian yang disampaikan tersebut nyatanya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Bahkan konsultan menyampaikan bahwa angkanya tidak setinggi itu dan konsultan juga sudah memberikan langkah-langkah peringatan kepada PT Sarjis yang tidak mencapai target yang ditentukan.

Dalam kunjungan pun, dirinya juga telah bertemu dengan para pekerja proyek dan mengeluhkan jika pekerja tersebut tidak diberikan upah selayaknya.

“Dan kami lihat mereka (pekerja, red) hanya duduk-duduk saja dan masih menunggu material. Tentu ini menjadi kendala lagi, ternyata pemborong atau PT Sarjis tidak mempunyai dana yang kuat,” terangnya.

Sebelumnya pun, konsultan sudah memberikan rekomendasi dengan sisa waktu empat bulan hingga Desember itu. Karena seharusnya tenaga kerja 150 orang, tetapi fakta di lapangan hanya 52 orang.

“Saya tidak yakin itu akan selesai. Dan rekomendasi Konsultan di PT Sarjis segera dilakukan evaluasi dan pemutusan kontrak kerja,” ungkapnya. (mys/ries)

211

Leave a Reply

Your email address will not be published.