Burung Bernilai Jutaan Dijual Rp40 ribu, Marzuki: Saya Enggak Tahu Kalau Mahal

Balikpapan, Metrokaltim.com – Gara-gara mencuri burung hias, M. Marzuki (29), warga Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, ditangkap polisi, beberapa hari lalu. Parahnya, dia menjual burung curiannya yang kerap juara di berbagai ajang kontestan ini dengan harga murah.

Ditemui di Markas Polsek Balikpapan Utara, Marzuki mengakui telah mencuri burung jenis cucak ijo di kawasan Kilometer 6,5, RT 44, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Dia berdalih, nekat mencuri karena khilaf lantaran keuangannya sedang cekat.

“Kebetulan aja pas lewat ada burung jadi saya ambil. Terus saya jual, (uangnya) buat makan,” kata pria berambut ikal ini kepada awak media, Rabu (23/12).

Dijelaskan Marzuki, ia menjual burung curiannya seharga Rp40 ribu. Namun dia tak menyebutkan kepada siapa ia menjual burung tersebut. Hanya saja dia mengaku tidak mengetahui jika burung tersebut adalah binatang mahal. “Enggak, saya enggak tahu kalau itu burung mahal,” tandasnya.

Sementara itu, masih di lokasi yang sama, Kepala Polsek Balikpapan Utara, Komisaris Polisi Mokhammad Mas’ut menarngkan, burung yang dicuri Marzuki ini terbilang mahal. Harganya mencapai Rp3.5juta. Karena burung tersebut sering menang lomba.

“Burung yang diambil (Marzuki) ini jenis cucak ijo sering juara dalam perlombaan burung. Jadi harganya memang mahal,” terang Mas’ut.

Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian Marzuki ini terjadi pada Senin petang, 7 Desember lalu. Saat itu ia menggasak burung cucak ijo beserta sangkarnya yang tergantung di plafon teras rumah di kawasan Kilometer 6,5, Graha Indah. Burung tersebut diketahui milik Sumariaji (32).

Mengetahui burung kesayangannya hilang, Sumariaji melaporkan kasus ini kepada Polsek Balikpapan Utara. Mendapat laporan tersebut, Tim Batman Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara menggelar penyelidikan. Baru pada Sabtu (19/12) lalu, Tim Batman berhasil meringkus Marzuki di rumahnya.

(sur/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *