Dalam Reses, Alwi Lebih Tekankan Masalah Air PDAM dan Penerangan Jalan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Anggota DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri menggelar reses masa persidangan III tahun 2021 di Gedung Olahraga Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat (Balbar) Selasa (5/10) sore.

Dalam kegiatan reses Alwi juga mengundang beberapa dinas terkait, mulai dari Perwakilan PDAM, BPJS Kesehatan hingga Dinas Perhubungan kota Balikpapan.

Alwi menjelaskan, bahwa banyak sekali pertanyaan yang disampaikan beberapa teman-teman RT di Baru Ulu, seperti permasalahan Air bersih PDAM yang sudah beberapa kali disampaikan agar wilayah Balbar juga diperhatikan, seperti di kota, selatan hingga wilayah lain yang airnya lancar.

“Kami juga ingin menikmati air PDAM yang lancar, hidup airnya mengalir baik di pagi, siang sampe malam hari,” ucap Alwi Al Qodri usai kegiatan reses.

Menurutnya, ada tiga permasalahan di Balbar mengenai permasalahan air bersih, pertama pemasangan baru yang begitu sulit, kedua air mengalir pada malam hari ketika orang sudah beristirahat (jam 2-4, red) dan ketiga ada warga yang sudah pasang PDAM bertahun-tahun, tetapi sampai sekarang airnya tidak hidup-hidup.

“Contohnya RT 11 Baru Ulu yang airnya tidak mengalir-ngalir. Alasan PDAM selalu tekanan air rendah. Jadi pemanggilan ini agar warga mengdengar langsung, apa yang disampaikan pihak PDAM,” ujar Alwi.

Sementara dari BPJS, banyak warga menanyakan masalah tunggakannya, mengingat ada pelayanan gratis untuk kelas 3 mandiri dari wali kota Balikpapan. Pihaknya juga sampaikan, kalau warga bisa mencicil tunggakannya. Namun yang paling utama, apabila menunggak 5 tahun, pihaknya akan putihkan yang 2 tahun, sisanya bisa dicicil.

“Ini kabar luar biasa, dan selama ganti beberapa kali wali kota, baru Wali kota Rahmad Mas’ud yang menggratiskan BPJS Kesehatan, tentu ini saya luar biasa,” akunya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan perihal dengan pemasangan lampu jalan, yang mana pemerintah juga terkendala masalah anggaran yang tidak maksimal. Ia berharap tahun 2022 ada pemasangan baru, agar permasalah lampu jalan di Balbar bisa terakomodir.

Ditambahkannya, bahwa penerangan untuk jalan yang lebarnya kurang dari 4 meter sudah menjadi kewenangan kelurahan. Sedangkan untuk 4 meter keatas (jalan utama) baru dinas perhubungan. Namun pihaknya akan mengawal keluhan warga lain dengan memberikan kontak Whatsapp.

“Untuk keluhan lampu dibawah 4 meter silahkan sampaikan ke kelurahan, karena tiap kelurahan sudah diberi alokasi anggaran khusus untuk penerangan jalan,” paparnya.

Dia juga minta ada perhatian khusus untuk Balbar, karena Balbar salah satu daerah yang kurang perhatian, baik dari pihak PDAM maupun terkait dengan pemasangan lampu baru atau lampu mati.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *